detak.co.id TANGERANG – Usai Ramai pemberitaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Ana Supriatna, kepada salh satu stafnya , kini Bupati Tangerang H Maesyal Rasyied secara tegas mencopot jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriatna, Ana digantiikan oleh Aji Januardhi Nurogo yang sebelumnya menjabat staf ahli bidang pemerintahan , politik dan hukum . Ana menempati posisi sebagai staf ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dan berlangsung di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang pada Jum’at (02/10/26).
Pelantikan tersebut berlandaskan Keputusan Bupati Tangerang Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang dibacakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, selain Ana, H Ahmad Kasori bergeser dari jabatan sebelumnya staf ahli bidang kemahasiswaan dan sumber daya manusia menjadi staf ahli bidang pemerintahan , politik dan hukum
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan pelantikan dan rotasi jabatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah strategis Pemkab Tangerang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, responsif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis dalam penataan birokrasi. Ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan responsif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menekankan bahwa rotasi dan mutasi dalam struktur organisasi pemerintahan merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari penerapan merit system untuk penyegaran serta pemenuhan kebutuhan organisasi.
“Jabatan adalah sebuah kepercayaan dan amanah. Perpindahan atau rotasi ini tidak lain dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Sebagai ASN, kita harus selalu siap ditempatkan di mana saja dan kapan saja sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada para pejabat yang dilantik atas dedikasi serta kinerja baik yang telah ditunjukkan di posisi sebelumnya. Beliau berpesan agar para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) masing-masing tanpa menunda pekerjaan.
Selain itu, Bupati mengingatkan jajaran Sekda dan BKPSDM untuk mengantisipasi dinamika birokrasi ke depan, mengingat pada tahun 2027 mendatang akan ada sejumlah pejabat struktural Eselon II yang memasuki masa purna tugas (pensiun). Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan karier yang sehat bagi aparatur yang kompeten.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, merangkul jajaran di unit kerja masing-masing, dan langsung bekerja maksimal. Tujuan akhir dari seluruh upaya ini adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Kabupaten Tangerang yang makin sejahtera,” tutup Bupati.
.











