Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Tinawati Andra Soni Ajak Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

9
×

Tinawati Andra Soni Ajak Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, KAB. PANDEGLANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak para kadenya untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Caranya, memaksimalkan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan keluarga.

“Kader PKK memiliki peran penting dalam membawa manfaat bagi masyarakat. Melalui Pokja Tiga, kader PKK didorong untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, mengenalkan pangan lokal, serta membudidayakan tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga,” ungkap Tinawati pada Gerakan Pemanfaatan Pekarangan Melalui Program Aku Hatinya PKK di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang Jl. Bhayangkara No. 5 Kabupaten Pandeglang, Kamis (29/10/2026).

Sebagai penggerak, PKK adalah bagian dari salah satu unit terkecil dalam sebuah pemerintahan. PKK merupakan ujung tombak dan ia berharap para kader-kader PKK bisa membawa manfaat untuk lingkungannya masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. Menurutnya, kader PKK dapat berperan dalam meningkatkan kepedulian masyarakat melalui edukasi dan ajakan kepada lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saja, namun juga diterapkan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak,” katanya.

Sementara , Ketua TP PKK Kabupaten Pandeglang Rina Haryati Fahmi menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tinawati Andra Soni. Menurutnya, materi pemanfaatan pekarangan dan pengelolaan sampah menjadi bekal ilmu bagi para kader PKK Kabupaten Pandeglang untuk diterapkan di tengah masyarakat.

Dalam pengelolaan sampah, Direktur Bank Sampah Digital Desty Eka Putri Sari juga menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Ia menjelaskan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah serta pemanfaatannya.

“Pengelolaan sampah perlu dimulai dari sumbernya yakni keluarga. Melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat,” ucapnya.

Desty juga memberikan materi praktik mengolah sampah organik dapur menjadi kompos. Mengolah sederhana dengan memanfaatkan lubang biopori hingga menggunakan alat komposter untuk rumah tangga yang lahannya terbatas.

Kader PKK Kabupaten Lebak Linda Yuliana (56), menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai program ini dapat membantu mengatasi persoalan sampah di lingkungan masyarakat.

“Menurut saya sangat bagus ya untuk mengatasi sampah yang terbengkalai,” ujarnya. (Zal)