Daerah

Cisauk Mengaji Kembali Perkuat Gerakan Sosial, Dakwah, dan Kesehatan Umat

8
×

Cisauk Mengaji Kembali Perkuat Gerakan Sosial, Dakwah, dan Kesehatan Umat

Sebarkan artikel ini

detak.co.id Tangerang – Komunitas Cisauk Mengaji Official (CMO) kembali menegaskan komitmennya sebagai gerakan sosial dan dakwah berbasis masyarakat yang konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi umat.

Melalui rapat koordinasi dan konsolidasi yang diselenggarakan pada Jum’at, 16 Januari 2026, Cisauk Mengaji menyepakati penguatan struktur, program, serta arah gerakan ke depan dengan semangat keikhlasan, kebersamaan, dan pengabdian sosial.

Rapat yang berlangsung di Markaz Ma’had Imam Nawawi (MIAN) tersebut menjadi momentum penting untuk merapikan niat, menyatukan langkah, dan menghidupkan kembali berbagai program sosial-dakwah yang selama ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Cisauk dan sekitarnya.

Penguatan Kepemimpinan dan Sistem Kerja Kolektif

Dalam rapat tersebut, peserta secara mufakat menyepakati Idpan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Cisauk Mengaji, dengan mandat menjalankan fungsi koordinasi dan pengawasan hingga ditetapkan kepengurusan definitif melalui musyawarah selanjutnya.

Model kerja yang diterapkan tetap mengedepankan prinsip kolektif-kolegial, tanpa sekat struktural yang kaku. Seluruh program dijalankan secara ad hoc, dengan penunjukan penanggung jawab kegiatan (PIC) sesuai kebutuhan, kapasitas, dan kesepakatan bersama.

“Cisauk Mengaji bukan organisasi yang berdiri di atas kepentingan pribadi. Ini adalah gerakan jamaah. Semua bergerak dengan niat ibadah dan kepedulian sosial, tanpa imbalan materi,” ungkap Idpan.

Gerakan Sosial & Dakwah Berbasis Kebutuhan Umat

Ke depan, Cisauk Mengaji memfokuskan kegiatannya pada dua pilar utama: Sosial dan Dakwah, dengan pendekatan berbasis masjid dan lingkungan.

Program-program yang akan dijalankan antara lain:

🔹 Program Sosial Jangka Pendek

Tebar Sembako Ramadhan 2026, dengan estimasi anggaran sekitar Rp17.000.000, menyasar keluarga dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Cisauk dan sekitarnya.

🔹 Program Dakwah & Edukasi

  1. FASDU (layanan kesehatan berbasis Thibbun Nabawi) yang kembali diaktifkan secara rutin di MIAN.
  2. Kajian Anak, yang akan diupayakan kembali oleh para pengajar dengan frekuensi 2–3 bulan sekali, beriringan dengan kegiatan FASDU.
  3. Kajian Rutin Khusus Akhwat, diselenggarakan sebulan sekali, bertempat di masjid atau MIAN.
  4. Program Adinda (Anak Didik Cisauk Mengaji) yang terus dioptimalkan agar berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberi dampak jangka panjang.
  5. Serta kegiatan lainnya yang telah berjalan untuk sosial dan dakwah.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prinsip inklusif, terbuka, dan komunikatif, agar setiap anggota dan masyarakat dapat mengetahui, memahami, serta ikut terlibat dalam gerakan kebaikan ini.

Khitan Anak Cisauk 2026: Layanan Kesehatan Gratis, Aman, dan Humanis

Sebagai wujud nyata kepedulian di bidang kesehatan anak, Cisauk Mengaji bersama Yayasan Islam Syiar Asy-Syisauki (YISAS), Ma’had Imam Nawawi, dan Sahabat Sunnat Modern akan menggelar:

KHITAN ANAK CISAUK 2026

Program Sosial & Kesehatan Anak

  • Sabtu, 14 Februari 2026
  • Markaz MIAN – Cisauk
  • Kuota: 20 Anak (Usia 5–12 Tahun)

Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dhuafa dan yatim, dengan tetap membuka kesempatan bagi anak dari keluarga mampu apabila kuota belum terpenuhi. Pelaksanaan khitan menggunakan metode klamp modern, yang aman, minim nyeri, tanpa jahitan, serta ditangani oleh tenaga medis profesional dan berpengalaman.

Peserta akan memperoleh:

  1. Khitan gratis
  2. Sarung baru
  3. Obat & panduan perawatan
  4. Uang saku

Seluruh layanan diberikan 100% gratis, tanpa biaya tersembunyi apa pun. Kegiatan ini direncanakan menjadi program sosial tahunan, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Cisauk Mengaji dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan generasi umat.

Kemandirian Anggaran dan Transparansi

Dalam menjaga kesinambungan program, Cisauk Mengaji juga mengaktifkan kembali upaya kemandirian anggaran, salah satunya melalui penjualan buku, di mana 100% keuntungan dialokasikan untuk operasional kegiatan sosial dan dakwah.

Cisauk Mengaji menegaskan bahwa seluruh anggotanya adalah relawan, bukan pekerja dakwah berbayar. Tidak ada gaji, honor, maupun mukafaah.

Semua dijalankan atas dasar niat sosial, amanah, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Sinergi dan Persatuan untuk Kebaikan Bersama

Cisauk Mengaji dan MIAN berkomitmen untuk terus bersinergi dalam:

Pelaksanaan program sosial dan dakwah

  1. Publikasi dan komunikasi media
  2. Penyelarasan identitas kegiatan

Upaya ini dilakukan agar gerakan dakwah tidak terkesan terkotak-kotak, melainkan hadir sebagai satu barisan kebaikan yang utuh dan mudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kami ingin dakwah hadir dengan wajah yang ramah, solutif, dan membumi—menjawab kebutuhan nyata umat, bukan sekadar wacana,” ujar panitia.

Dengan semangat ukhuwah dan keikhlasan, Cisauk Mengaji berharap dapat terus menjadi wasilah kebaikan, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan kabar baik yang menenangkan dan membahagiakan masyarakat Cisauk dan sekitarnya.