Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Hadiri Wisuda Santri Shohibul Barokah, Dimyati: Lulusan Pesantren Harus Hebat

9
×

Hadiri Wisuda Santri Shohibul Barokah, Dimyati: Lulusan Pesantren Harus Hebat

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, KAB. PANDEGLANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyemangati agar para lulusan pondok pesantren menjadi orang yang bisa berkontribusi pada masyarakat. Lulusan pesantren harus terus mencari ilmu dan menjadi manusia yang beriman dan bertakwa.

“Sebagai lulusan pondok pesantren, saudara sekalian harus hebat,” ujar Dimyati pada Haflah Akhirussanah Tahfidz Al-Quran Pondok Pesantren Yayasan Yatim Piatu Shohibul Barokah Jalan Raya Labuan, Kadu Pinang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (25/6/2026).

“Intinya menjadi orang-orang yang berguna, bermanfaat untuk bangsa dan negara, serta menjadi orang yang beriman dan bertakwa, menjadi anak yang saleh dan salehah,” katanya.

Menurut Dimyati, santri sudah mengenyam pendidikan yang baik selama di pesan. Begitu lulus, santri akan menunaikan tugas melaksanakan dakwah dan menyebarkan kebaikan.

Dimyati juga memaparkan empat jenis manusia menurut versinya yang bisa diambil pelajarannya oleh para lulusan pesantren. Jenis pertama, adalah manusia bodoh yang selalu mempermasalahkan masalah. Kelompok ini adalah orang yang selalu menganggap segala sesuatu dengan buruk.

“Kedua, manusia biasa. Adalah manusia yang hanya menceritakan masalah. Bisanya mengeluh, marah-marah, mengungkit-ungkit, dan menistakan,” papar Dimyati.

Ketiga, adalah jenis manusia bijak. Kelompok ini adalah manusia yang cerdas, mencarikan solusi masalah. Kemudian jenis yang keempat adalah manusia beriman dan bertakwa. Adalah manusia yang begitu ada masalah dia akan selalu bersyukur.

“Dikasih apa pun oleh Allah, dia bersyukur. Dengan ujian dia akan diangkat derajat dan martabatnya,” ucap Dimyati.

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati ditemani oleh perwakilan Qatar Charity, Aeman. Organisasi ini adalah badan yang membantu kegiatan sosial mulai dari pembangunan masjid, sekolah, musala, termasuk rumah bagi warga tidak mampu.

Dimyati juga memberikan hadiah atau bonus Rp10 juta kepada santriwati bernama Sepia Ramadhani yang hafal 30 juz. Sebagai informasi, Haflah Akhirussanah Tahfidz Al-Quran Pondok Pesantren Yayasan Yatim Piatu Shohibul Barokah diikuti oleh 41 santri, terdiri dari 23 santri setingkat SMP dan 18 santri setingkat SMK. (Zal)