detak.co.id, SERDANG BEDAGAI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendapat apresiasi dari pihak sekolah penerima manfaat.
Pihak RA Al Mumtaz Blok 10 menilai menu MBG yang diterima para siswa tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang baik dan sangat membantu mendukung kesehatan, pertumbuhan serta semangat belajar anak-anak.
Kepala Sekolah RA Al Mumtaz Blok 10, Suherman Saragih, mengatakan pelaksanaan program MBG dari Dapur SPPG Kota Tengah sejauh ini berjalan dengan baik. Menurutnya, makanan yang diberikan kepada anak-anak memiliki menu yang cukup beragam dan kandungan gizi yang sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan.
“Program MBG yang disalurkan dari Dapur SPPG Kota Tengah sangat baik. Menunya bergizi dan penyalurannya juga tepat waktu,” ujar Suherman, Kamis (20/8/2026).
Ia mengatakan, keberadaan MBG mendapat respons positif dari para siswa. Anak-anak terlihat senang karena mendapatkan makanan bergizi di sekolah tanpa harus membawa bekal dari rumah.
Menurut Suherman, salah satu keunggulan program tersebut adalah menu yang disajikan mengandung protein yang cukup tinggi.
“Asupan protein dan gizi yang baik sangat dibutuhkan anak-anak untuk mendukung pertumbuhan serta menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik,” ungkapnya.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan dan perkembangan anak, Suherman menilai program MBG juga memberikan dampak positif bagi orang tua, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Anak-anak senang. Menunya sangat baik dan bergizi, mengandung protein yang cukup tinggi sehingga membantu anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” tandas Suherman.
Dengan adanya makanan bergizi yang disediakan di sekolah, orang tua tidak lagi harus mempersiapkan bekal makanan bagi anak setiap hari.
Hal ini dinilai dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus memastikan anak tetap memperoleh asupan makanan yang layak selama berada di sekolah.
“Program ini juga sangat membantu orang tua yang kurang mampu. Anak-anak tidak perlu lagi membawa bekal karena di sekolah sudah mendapatkan makanan bergizi,” jelasnya.
Suherman berharap program MBG dapat terus berlanjut dan pelaksanaannya semakin ditingkatkan. Ia menilai program tersebut bukan hanya berkaitan dengan pemberian makanan, tetapi juga merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
“Harapan kami MBG ini tetap berlanjut karena sangat membantu anak-anak dan juga orang tua,” ungkapnya. (ap).
Teks foto: Siswa RA Al Mumtaz Blok 10 menikmati MBG dari dapur SPPG Kota Tengah.











