Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Warga Cilalung Adukan Kandang Ayam dan Penutupan Jalan ke Wali Kota Tangsel

13
×

Warga Cilalung Adukan Kandang Ayam dan Penutupan Jalan ke Wali Kota Tangsel

Sebarkan artikel ini
Perwakilan warga terdampak kandang ayam tunjukan surat aduan ke Wali Kota Tangsel.

detak.co.id TANGSEL-Perwakilan warga Kampung Cilalung dan Cluster Alam Serua 2, Kecamatan Ciputat, mendatangi Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/10/2026). Mereka mengajukan permohonan audiensi dengan kepala daerah untuk meminta penyelesaian atas persoalan lingkungan dan penutupan akses jalan yang hingga kini belum tuntas.

Warga menilai penanganan keluhan terkait kandang ayam yang sempat dikosongkan hanya berlangsung sementara. Kini, persoalan bertambah dengan penutupan akses jalan permukiman yang diduga dilakukan secara sepihak oleh pengelola. Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pun dinilai belum serius menuntaskan persoalan tersebut.

“Kami merasa tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait dan Satpol PP selaku penegak perda terhadap laporan yang sudah disampaikan warga selama ini,” kata perwakilan warga, Doddy Agung Faiskara.

Melalui audiensi tersebut, warga ingin menyampaikan kondisi faktual di lapangan sekaligus meminta kepastian penyelesaian. Mereka berharap Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie turun tangan memberikan solusi atas persoalan yang telah berlarut-larut.

Doddy menjelaskan, keberadaan kandang ayam yang dikelola Syaiful Bahri dan/atau Haji Mukri menjadi salah satu sumber keluhan warga, terutama karena menimbulkan bau dan dampak lingkungan. Selain itu, warga mempersoalkan penutupan akses jalan yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat sehari-hari.

Warga juga mempertanyakan lambannya penanganan oleh Satpol PP Kota Tangsel. Mereka menilai belum ada langkah tegas yang memberikan kepastian atas laporan yang telah disampaikan.

“Warga menuntut adanya kepastian hukum serta solusi yang adil dengan mengutamakan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan nyaman, serta akses jalan yang aman sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Tangsel Dahlan sebelumnya menyatakan bahwa penanganan persoalan tersebut masih berlangsung. Saat dikonfirmasi mengenai tindak lanjut laporan warga, ia menyebut pihaknya berencana mengundang pihak-pihak terkait.

“Makanya kita akan undang. Tadi kalau enggak salah,” kata Dahlan.

Namun, ketika ditanya mengenai rekomendasi dari dinas teknis yang disebut telah disampaikan, Dahlan mengaku belum membacanya. Padahal, sebelumnya ia menyatakan penyampaian informasi terkait persoalan tersebut dilakukan melalui satu pintu.

“Saya belum baca. Belum lihat, belum lihat. Iya, kayaknya sudah, tapi saya kan belum baca,” ujarnya kepada wartawan di Balai Kota Tangsel.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi teknis masih perlu dipastikan. Warga kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan kandang ayam dan penutupan akses jalan yang mereka keluhkan. (Dra)