Daerah

Ikan Rebus Zulkifli Jadi Primadona di Batu Bara, Kualitas Terbaik Diburu Pedagang

11
×

Ikan Rebus Zulkifli Jadi Primadona di Batu Bara, Kualitas Terbaik Diburu Pedagang

Sebarkan artikel ini

detak.co.id | Batu Bara – Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dikenal sebagai salah satu sentra utama produksi ikan asin dan ikan rebus di wilayah Sumatera Utara.

Di antara banyaknya pelaku usaha, ikan rebus produksi rumahan milik Zulkifli di Desa Nanassiam, Kecamatan Medang Deras, menjadi yang paling diminati karena kualitasnya dinilai terbaik.

Ikan rebus olahan Zulkifli atau yang akrab disapa Pak Zul ini telah terkenal hingga ke berbagai daerah. Agen dan pedagang ikan dari luar daerah kerap datang langsung ke lokasi produksi untuk memilih ikan yang akan dibeli, bahkan sejak masih dijemur.

Salah seorang pedagang ikan, Dedi, mengaku kualitas ikan rebus milik Pak Zul jauh lebih baik dibandingkan produk sejenis lainnya di Kecamatan Medang Deras.

“Ikan pak Zul lebih bagus, tidak mudah rusak karena dibeli langsung di tempat penjemuran,” ujarnya.

Zulkifli (64) menuturkan, dirinya telah menekuni usaha ikan rebus selama enam tahun terakhir.

Usaha tersebut dikelola secara rumahan bersama keluarga dengan melibatkan enam orang tenaga kerja.

“Sudah enam tahun jualan ikan rebus. Jenis ikan yang kami jual antara lain ikan krisi, belanak, bidukang, dan udang,” katanya.

Ia menjelaskan, proses pengolahan ikan rebus terbilang sederhana namun mengutamakan kebersihan dan kesegaran bahan baku.

Ikan dibeli langsung dari nelayan, kemudian dicuci bersih, direbus dalam kuali besar dengan tambahan garam secukupnya.

“Setelah direbus sekitar enam sampai tujuh menit, ikan diangkat lalu dijemur selama enam jam. Kalau cuaca cerah, ikan sudah siap dijual,” jelasnya, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sehari, Pak Zul mampu merebus ikan antara 500 kilogram hingga satu ton. Sebagian besar hasil produksi dibeli langsung oleh pedagang di lokasi, sementara sisanya didistribusikan ke berbagai daerah di Sumatera Utara.

“Banyak yang datang langsung membeli, mereka bebas memilih ikan di jemuran. Bahkan sebagian sudah diekspor ke mancanegara seperti Mekah,” ungkapnya.

Ke depan, Zulkifli berharap usahanya mendapat dukungan dan bantuan dari pemerintah agar dapat berkembang lebih besar.

“Harapannya ada bantuan dari pemerintah, sehingga usaha ini bisa lebih maju dan berkembang. Selama ini masih pakai modal pribadi,” pungkasnya.(ap).