detak.co.id, BATU BARA — Satuan Reskrim narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu Bara dipimpin langsung AKP Arifin Purba menggerebek sarang narkoba di sejumlah tempat di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba mengatakan, penggerebekan sarang narkoba dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Batu Bara.
“Ada tiga lokasi dilakukan penggerebekan di kecamatan Talawi, Tanjung Tiram dan Lima Puluh,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, dari penggerebekan di Dusun III Desa Mangkai Baru Kecamatan Lima Puluh tim berhasil meringkus seorang pria berinisial MK diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Sedangkan penggerebekan di Gang Sentosa Desa Indrayaman Kecamatan Talawi tim berhasil mengamankan MS.
“Penggerebekan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram diduga bocor karena terduga mengguna narkoba sudah mengetahui adanya penggerebekan sehinga seluruhnya kabur,” ungkap AKP Arifin Purba.
Dia menambahkan, dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa satu buah pipa kaca (pirex) berisi sisa sabu, satu plastik klip kosong serta satu alat hisap (bong). Kemudian dua buah pipa kaca (pirex) yang terdapat sisa narkotika jenis sabu.
“Keduanya beserta barang bukti digelandang ke Satrsnarkoba Polres Batu Bara untuk dilakukan pemeriksaan,” paparnya.
AKP Arifin Purba menambahkan, penggerebekan sarang narkoba tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Polres Batu Bara akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut serta memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tegasnya.
Terpisah, seorang warga, Erwin mendukung kinerja Kasat Narkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba yang melakukan gebrakan dengan melakukan penggerebekan sarang narkoba di sejumlah tempat.
“Kinerja beliau harus didukung masyarakat agar Batu Bara bersih narkoba. Sebab gara-gara sabu banyak rumah tangga yang hancur dan dapat merusak masa depan anak-anak,” bilangnya. (ap).










