Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Ciok Legowo di Pakujaya Cup, Strategi Jendry Pitoy Antar HOKY Lolos Dramatis

7
×

Ciok Legowo di Pakujaya Cup, Strategi Jendry Pitoy Antar HOKY Lolos Dramatis

Sebarkan artikel ini
Kesebelasan HOKY FC dari Kosambi, Kabupaten Tangerang lolos dramatis ke delapan besar usai kalahkan DGR melalui adu penalti.

detak.co.id TANGSEL-Pemilik sekaligus Presiden Denis Gaida Raska (DGR), Michael Ciok, menunjukkan sikap legowo usai timnya tersingkir dari Pakujaya Cup Xl 2026 setelah kalah dramatis dari HOKY FC lewat adu penalti pada laga babak 16 besar di Stadion Mini Pakujaya, Kamis (28/5/2026).

Ciok menegaskan, kalah dan menang dalam sepak bola adalah hal wajar yang harus diterima dengan lapang dada. Meski demikian, ia tetap berharap tim lain yang berada dalam satu manajemen, yaitu Denis, bisa melangkah jauh hingga partai puncak.

“Saya ucapkan selamat untuk HOKY FC. Mudah-mudahan mereka bisa melangkah sampai final dan meraih hasil terbaik,” kata Ciok usai pertandingan.

Laga berdurasi 2 x 30 menit antara DGR kontra HOKY berakhir imbang tanpa gol di waktu normal. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil terbuka dan saling jual beli serangan.

DGR yang kembali diperkuat King Polo, Ade Bayor, Joe Kante, Hendri BP, dan Toto Arianto langsung mengambil inisiatif menyerang. Peluang emas didapat King Polo di menit-menit awal, namun sepakan kerasnya ke pojok kanan gawang masih mampu ditepis kiper HOKY, Imam Valdes.

HOKY yang menurunkan Akbar Eka, Yardan Yafi, Shehabudin, Ridwan Bule, dan Budi Goal, merespon melalui sundulan Wandi. Namun sundulan kepala Wandi melambung di atas mistar gawang DGR yang dijaga Robby Casilas. Gol HOKY lewat sepakan Yardan Yafi juga dianulir wasit Kohar karena offside. Babak pertama pun berakhir 0-0.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan kian meningkat. DGR melakukan rotasi dengan memasukkan Ervin menggantikan Hendri BP, disusul pergantian kapten Toto Arianto oleh Yoga. Di kubu HOKY, Ridwan Bule digantikan Ari Jek, sementara Shehabudin ditarik keluar dan digantikan Aulia Rahman.

Peluang terbaik HOKY di babak kedua hadir lewat Aulia Rahman, namun sepakan pemain pengganti itu masih melambung di atas mistar gawang. Di menit-menit akhir, HOKY melakukan langkah berani dengan mengganti kiper Imam Valdes dan memasukkan Rian Toldo.

Keputusan tersebut terbukti krusial saat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Rian Toldo sukses menggagalkan eksekusi Wage Mahardika, sementara penalti DGR lainnya yang dieksekusi King Polo, Yoga, dan Egi berhasil masuk.

Dari kubu HOKY, Akbar Eka, Budi Goal, Ari Jek, Abdillah, dan Aulia Rahman, semua eksekusinya sukses menjaringkan bola ke gawang Robby Casilas. HOKY pun memastikan kemenangan 5-3 dan melaju ke babak perempat final, menunggu pemenang laga antara Putra Porciba kontra Golok Setan.

Manajer HOKY FC, Jendry Pitoy, mengungkapkan bahwa pergantian kiper merupakan strategi yang sudah dipersiapkan sejak awal turnamen.
“Sejak awal Pakujaya Cup, Rian Toldo memang kami siapkan sebagai spesialis adu penalti. Alhamdulillah hari ini kembali menunjukkan kualitasnya,” kata Jendry.

Ia menegaskan HOKY FC siap menghadapi siapa pun di babak delapan besar dengan target meraih gelar juara di Kota Tangsel.

Sementara itu, laga babak 16 besar lainnya akan digelar Jumat (29/5/2026), mempertemukan Kesebelasan Sedulur asal Cirebon melawan Tusuk Sate FC dari Ciawi, Bogor.

“Sedulur akan kembali menambah amunisi dengan mendatangkan pemain Liga 1 dan Liga 2 Indonesia untuk menghadapi Tusuk Sate FC di bawah komando Refa Resa,” ujar Wahyu Ardiansyah dan Andi Mandor, duet komentator Pakujaya Cup melalui pengeras suara stadion.