Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Sore Kelam Bagi Gondang di Pakujaya, Magis Kiper Sedulur itu Patah oleh Tusuk Sate

7
×

Sore Kelam Bagi Gondang di Pakujaya, Magis Kiper Sedulur itu Patah oleh Tusuk Sate

Sebarkan artikel ini
Pemain Tusuk Sate, Ibrahim, berusaha kontrol bola dari sergapan para pemain Sedulur. Laga kedua tim ditentukan melalui adu penalti dengan skor 5 - 4 bagi Tusuk Sate.

detak.co.id TANGSEL-Magis penjaga gawang Sedulur FC, Gondang, akhirnya runtuh di bawah tekanan drama adu tendangan penalti. Sedulur harus mengakui keunggulan Tusuk Sate pada babak 16 besar Pakujaya Cup XI 2026 yang berlangsung di Stadion Mini Pakujaya, Jumat sore (29/5/2026).

Pertemuan dua tim asal Jawa Barat, Sedulur dari Cirebon dan Tusuk Sate dari Ciawi, Bogor, harus ditentukan melalui adu penalti setelah laga berdurasi 2 x 30 menit tersebut berakhir tanpa gol.

Pada babak tos-tosan, kiper Tusuk Sate, Tony Adam, tampil percaya diri setelah berhasil menggagalkan eksekusi penalti Ilham Qolba. Empat penendang Sedulur lainnya yaitu Egi, Ardi, Doni Sormin, dan Omas sukses menceploskan bola ke gawang Tusuk Sate dengan baik.

Sementara itu, lima algojo Tusuk Sate yakni Abdan, Badik, Tio, Ibrahim, dan Alvin, sukses mencetak gol. Tusuk Sate pun menang dengan skor 5-4 dan melaju ke babak perempat final untuk menghadapi HBB Boy pada 2 Juni pekan depan.

Manajer Sedulur, Ahmad, mengaku menerima hasil tersebut dengan lapang dada meski timnya harus tersingkir lewat adu penalti.

“Hasilnya memang belum sesuai harapan, tapi saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Insya Allah tahun depan kami kembali ke Pakujaya Cup dengan persiapan yang lebih baik,” katanya usai pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Tusuk Sate langsung tampil menekan sejak awal laga. Duet Habib Fikri dan Fagih di lini tengah mampu mengalirkan bola ke sektor depan yang dihuni Badik, Sahrul, Rafli, dan Alvin. Sejumlah peluang berbahaya tercipta, memaksa Gondang bekerja ekstra menjaga gawang Sedulur tetap perawan.

Sedulur mulai keluar dari tekanan menjelang akhir babak pertama. Lini belakang yang dikawal Rohman, Egi, Riky, dan Ardi mampu menahan gempuran lawan dan mengalirkan bola ke Agung serta Rical di lini tengah. Dukungan Rudiyana, Galih, Doni Sormin, dan Ilham Qolba membuat Sedulur mulai berani menyerang.

Peluang emas hadir lewat sundulan Ilham Qolba di depan gawang Tusuk Sate, namun bola masih melebar tipis. Semenit berselang, tendangan voli Doni Sormin nyaris berbuah gol, tetapi kembali digagalkan oleh refleks gemilang Tony Adam. Hingga wasit Dayat Kojek meniup peluit turun minum, babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Tusuk Sate kembali meningkatkan intensitas serangan. Sepakan keras Rafli kembali dimentahkan Gondang. Pergantian pemain dilakukan kedua tim, namun tekanan Tusuk Sate tak kunjung reda. Bahkan tendangan bebas Sahrul sempat membentur mistar gawang Sedulur.

Sedulur mencoba merespons melalui serangan balik cepat, tetapi rapatnya pertahanan Tusuk Sate yang dikomandoi Martin, Febri, Erwin Tri, dan Abdan membuat skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Adu penalti pun menjadi penentu nasib kedua tim.

Di babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung 2 Juni mendatang, Tusuk Sate akan kembali diuji saat berhadapan dengan HBB Boy, tim yang dikenal kerap menjadi batu sandungan di turnamen tarkam.

Manajer Tusuk Sate, Rahman, menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan yang pernah meraih gelar juara Pakujaya Cup tersebut.

“Kami harus fokus dan bekerja lebih keras. HBB Boy tim berpengalaman, tapi kami siap. Bahkan kami akan menambah amunisi baru,” tegas Rahman.

Kejutan Apalagi yang Disiapkan Saefudin Anjero Ketika Lawan Golok Setan?

Sementara itu, laga penutup babak 16 besar akan mempertemukan Putra Porciba melawan Golok Setan, Sabtu (30/5/2026). Manajer Putra Porciba, Saefudin Anjero, menyebut laga tersebut layaknya final lebih awal.

“Saya anggap ini final. Karena itu saya minta pemain tampil habis-habisan demi hasil terbaik,” ujarnya.

Kendati begitu, Saefudin Anjero enggan saat ditanya kejutan apa lagi yang dilakukan tim nya saat para pemainnya berhadapan dengan Golok Setan dalam perebutan tiket perempat final besok. “Lihat aja besok, kan sebelumnya saya sudah ngobrol – ngobrol sama manajer Golok Setan. Kita main yang enak – enak aja,” jelas Saefudin Anjero.