Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Kubur Asa Receh, Bayu Endarianto Keceplosan Sebut Tim Ini Berpotensi Jadi Lawan di Babak 8 Besar Pakujaya Cup

9
×

Kubur Asa Receh, Bayu Endarianto Keceplosan Sebut Tim Ini Berpotensi Jadi Lawan di Babak 8 Besar Pakujaya Cup

Sebarkan artikel ini
Bek sayap andalan BBP Putra, Azis halau bola dari kejaran pemain Receh saat laga 16 besar. BBP pun melaju ke babak 8 besar berkat satu gol Fadil Redian di babak kedua.

detak.co.id, TANGSEL-Juara bertahan BBP Putra harus bekerja keras sebelum memastikan tiket ke babak delapan besar usai menundukkan perlawanan sengit Receh FC pada laga 16 besar Pakujaya Cup XI 2026 di Stadion Mini Pakujaya, Sabtu sore (23/5/2026).

Dengan komposisi pemain yang relatif tak berubah, di antaranya Fadil Redian, Fiter Lucky, Sholah, Sem, dan Apif Fathoni, BBP Putra langsung tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan wasit Beben Hasyim.

Tekanan cepat diberikan lewat sepakan keras Fadil Redian saat kick off babak pertama, namun masih mampu diamankan kiper Receh, Surya. Ancaman BBP terus berlanjut melalui situasi bola mati yang dieksekusi Fadil. Beberapa kali bola mengarah langsung ke jantung pertahanan Receh dan memaksa Surya tampil sigap di bawah mistar.

Receh FC perlahan keluar dari tekanan di pertengahan babak pertama. Melalui Sandy Bule, Reza Alfariz, Dana, dan Soni, tim asal Tanah Abang itu berbalik memberi tekanan ke lini belakang BBP Putra yang dikomandoi Dion, Azis, Dery, Sugi, serta kiper Amin.

Peluang terbaik Receh datang dari skema bola mati Reza Alfariz, namun Amin tampil gemilang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, BBP Putra kembali mengambil inisiatif serangan. Tendangan keras Fadil Redian sempat mengancam, tetapi kembali diblok Surya dan hanya menghasilkan sepak pojok. Receh merespons lewat tendangan bebas Reza Alfariz yang melintas tipis di atas mistar gawang BBP.

Pergantian pemain menjadi titik balik laga. Receh menarik Reza Alfariz dan memasukkan Dejan. Tak lama berselang, BBP Putra mengganti Apif Fathoni dengan Abel Tachinardi. Absennya Reza membuat lini tengah Receh kehilangan keseimbangan, situasi yang dimanfaatkan BBP untuk menguasai permainan.

Dominasi BBP akhirnya berbuah gol di pertengahan babak kedua. Fadil Redian, yang gagal mencetak gol lewat bola mati, justru membuka keunggulan melalui permainan terbuka.

Menerima umpan rekannya, Fadil melepaskan sepakan kaki kiri ke pojok kiri gawang Receh yang tak mampu dijangkau Surya. Gol tunggal tersebut bertahan hingga laga usai dan memastikan BBP Putra melangkah ke perempat final.

Usai pertandingan, Fadil Redian bersyukur timnya mampu melewati hadangan tim yang disebutnya sebagai kuda hitam turnamen.
“Permainan sore ini luar biasa. Kami kesulitan di babak pertama, tapi Alhamdulillah saya mendapat peluang dan bisa mencetak gol,” ungkap Fadil.

Manajer BBP Putra, Bayu Endarianto, mengakui laga berjalan sangat ketat akibat tekanan intens yang diberikan Receh FC sepanjang laga berdurasi 2 x 30 menit. “Anak-anak benar-benar di press lawan. Di babak pertama kami sulit mengembangkan permainan,” kata Bayu.

Ia juga menilai pergantian Reza Alfariz sebagai keputusan krusial dari kubu lawan. “Bola-bola mati Reza sangat berbahaya. Dua kali free kick itu bisa saja jadi gol. Mungkin mereka punya pertimbangan lain, tapi menurut saya itu cukup berpengaruh,” tambahnya.

Di babak delapan besar, BBP Putra akan menghadapi pemenang laga antara Denis FC kontra tuan rumah Diklat Pakujaya. Bayu Endarianto pun keceplosan ketika ditanya soal lawan ideal BBP Putra pada babak delapan besar, dia langsung menyebut kesebelasan Denis FC tanpa mengesampingkan tim Diklat Pakujaya yang selalu tampil penuh kejutan.

“Denis, kita tetap akan berusaha saja. Kita tetap mempertahankan anak – anak yang ada saat ini aja. Insya Allah, Bismillah. Pasti anak – anak kalau kerja keras, bisa mempertahankan juara,” tegas Bayu.

Sementara itu, laga 16 besar lainnya yang akan digelar Minggu besok (24/5/2026), mempertemukan Khana Sparta melawan Dejan FC. Duel tersebut disebut sebagai partai ulangan musim lalu dan diprediksi berlangsung sengit.

“Besok partai ulangan. Dua tim sama-sama bertabur materi pemain. Dipastikan keduanya tampil jor-joran,” terang komentator Pakujaya Cup, Wahyu Ardiansyah dan Andi Mandor melalui pengeras suara Stadion Mini Pakujaya.