detak.co.id, TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebing Tinggi, Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) film edukasi parodi berjudul “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” yang berlangsung di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi
Kegiatan yang diinisiasi TP PKK Kota Tebing Tinggi tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai pesan sosial, ekonomi, dan ketahanan keluarga melalui media film.
Dalam sambutannya selaku Pembina TP PKK Kota Tebing Tinggi, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi atas komitmen TP PKK yang terus berperan aktif mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.
“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pemutaran film edukasi merupakan salah satu sarana efektif dalam membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berketahanan. Melalui film tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, moral, serta masa depan generasi penerus bangsa.
Wali Kota juga berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat dalam mewujudkan warga yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera.
“Saya berharap melalui kegiatan nonton bareng ini seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi, dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan keluarga yang baik dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju serta berdaya saing,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota menilai film “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” memiliki pesan edukatif yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
Film tersebut dinilai mampu memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta meningkatkan kesadaran dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penyebarluasan nilai-nilai positif tersebut, Wali Kota mengusulkan agar film ini dapat ditayangkan lebih luas dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya edukasi publik.
“Saya mendukung kegiatan ini karena mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi maupun kehidupan beragama. Edukasi seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi atau isu negatif yang belum tentu benar,” ungkapnya.(ap)











