Daerah

Angin Puting Beliung Terjang Mekarharja, Delapan Rumah Warga Porak Poranda

5
×

Angin Puting Beliung Terjang Mekarharja, Delapan Rumah Warga Porak Poranda

Sebarkan artikel ini

detak.co.id KOTA BANJAR-Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang Dusun Cibentang RT 22 RW 09 Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu sore (4/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan berbeda-beda, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Berdasarkan hasil pendataan di lokasi, sebanyak delapan rumah warga terdampak akibat terjangan angin kencang. Satu rumah milik warga mengalami rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta, sementara lainnya mengalami rusak sedang dan ringan dengan kerugian materiil bervariasi. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap dan struktur bangunan yang tidak mampu menahan kuatnya hembusan angin.

Pasca kejadian, aparat kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan. Personel Polres Banjar berkolaborasi dengan BPBD Kota Banjar, aparat kecamatan, Babinsa, perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat bergotong royong membersihkan material bangunan yang rusak dan melakukan pendataan lanjutan di lokasi bencana.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Purwaharja, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk respon cepat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Polri memastikan proses penanganan berjalan aman serta situasi pascabencana tetap terkendali.

Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Pendataan kerusakan dilakukan secara akurat sebagai dasar langkah tindak lanjut bagi warga yang terdampak.

Hingga sore hari, kondisi di wilayah Dusun Cibentang terpantau aman dan kondusif. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Banjar. (RN)