detak.co.id TANGSEL-Modal kemenangan telak JNT Cibaliung usai membantai Grest FC 8–0 di putaran pertama Pakujaya Cup XI 2026 tak cukup membawa tim asal Pandeglang, Banten, melangkah lebih jauh. Langkah mereka terhenti di babak 32 besar setelah takluk 0-1 dari Golok Setan di Stadion Mini Pakujaya, Jumat (22/5/2026).
Gol semata wayang dicetak Rabani pada pertengahan babak pertama. Meneruskan umpan dari situasi bola mati, Rabani sukses menaklukkan kiper JNT Cibaliung dan memastikan kemenangan Golok Setan.
Keberhasilan tersebut disambut senyum lebar pemilik Golok Setan, Sanwani, yang akrab disapa Haji Dobbo. Ia optimistis timnya mampu kembali melangkah jauh dan menyingkirkan Putra Porciba pada babak 16 besar.
“Meski ada beberapa pemain yang belum bisa turun seperti di putaran pertama, kami tetap percaya diri. Nanti kita tambal sulam di lini yang kurang. Di sepak bola, siapapun lawannya harus dilawan,” ujar Haji Dobbo usai pertandingan.
Ia menilai materi pemain Golok Setan saat ini tak kalah, bahkan lebih siap dibanding calon lawannya. Namun demikian, Haji Dobbo menegaskan sepak bola tetap sulit ditebak.
“Kalau bicara materi, sebenarnya kita lebih bagus. Tapi bola itu tidak bisa diprediksi. Siapapun lawannya, kita anggap final,” katanya.
Laga tersebut turut disaksikan manajer Putra Porciba, Saefudin Anjero, yang terlihat berbincang- bincang dengan Haji Dobbo di bench pemain dan oficial Golok Setan.
“Saya sempat ketemu manajer Putra Porciba. Kita main bola enak-enak saja,” ucap Haji Dobbo.
Menurutnya, keikutsertaan Golok Setan di Pakujaya Cup tahun ini dijalani tanpa target muluk. Timnya memilih mengalir mengikuti ritme pertandingan. “Tidak ada target. Tapi namanya bola, kalau sudah menang, maunya menang terus dan lanjut terus,” ujarnya.
Sementara itu, Saefudin Anjero menegaskan timnya akan bekerja keras saat menghadapi Golok Setan di babak 16 besar. Ia berharap pertandingan berjalan adil dan dipimpin wasit berkualitas.
“Buat saya, pertandingan yang baik adalah ketika tim berjuang maksimal dan wasit memimpin dengan baik. Kalau wasitnya baik, semuanya akan baik,” kata Anjero.
Ia menambahkan, Putra Porciba akan menganggap setiap laga sebagai partai final. Namun saat ditanya soal prediksi skor, Anjero memilih enggan berkomentar.
“Kalau tidak percaya diri, kita tidak bisa berdiri. Tapi soal skor, itu belum berani dibicarakan,” tegasnya.
Jalannya laga antara Golok Setan – JNT Cibaliung
Sejak peluit awal wasit Kohar dibunyikan, Golok Setan dan JNT Cibaliung langsung bermain terbuka. Meski tampil tanpa sejumlah pemain inti, Golok Setan tetap tampil agresif dan menekan pertahanan JNT.
Golok Setan akhirnya memecah kebuntuan melalui Rabani yang memaksimalkan umpan Kodel dari skema sepak pojok. Gol tersebut membawa Golok Setan unggul 1–0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, JNT Cibaliung meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan, namun solidnya lini belakang Golok Setan serta sigapnya kiper Gunandi membuat peluang JNT tak berbuah gol.
Peluang terbaik JNT datang di masa tambahan waktu melalui tendangan bebas Ikbal, namun bola masih melambung di atas mistar. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Kemenangan ini memastikan Golok Setan melaju ke babak 16 besar sekaligus menutup rangkaian laga babak 32 besar Pakujaya Cup XI 2026. Pada laga babak 16 besar yang dimulai Sabtu (23/5/2026), juara bertahan BBP Putra dijadwalkan menghadapi Receh FC.











