Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

PWNU Banten Himbau Warga Nahdliyyin Untuk Menjaga Stabilitas Keamanan

5
×

PWNU Banten Himbau Warga Nahdliyyin Untuk Menjaga Stabilitas Keamanan

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BANTEN- Dalam merespons dinamika unjuk rasa yang tengah berlangsung di beberapa daerah, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten mengeluarkan arahan tegas guna menjaga kondusivitas dan stabilitas.

Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH Hafis Gunawan, menyampaikan instruksi kepada seluruh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di provinsi ini untuk tetap loyal terhadap pemerintah dan berperan aktif meredakan ketegangan.

Dalam instruksinya, PWNU Banten menegaskan komitmen penuh kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Banten Andra Soni.

“Kami mengajak seluruh pengurus dan kader NU untuk meneguhkan kepercayaan dan loyalitas terhadap pemerintahan yang sah,” kata KH Hafis Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Selain itu, KH Hafis juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang intensif antara pihak NU, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat.

Hal ini bertujuan untuk meredakan ketegangan yang timbul dari demonstrasi dan menciptakan suasana yang lebih kondusif.

“Kita harus bahu-membahu bersama semua pihak agar situasi tetap aman dan damai,” tambahnya.

Konsolidasi Internal untuk Menjaga Disiplin Organisasi
PWNU Banten juga meminta seluruh pengurus dan kader NU untuk melaksanakan konsolidasi internal yang lebih kuat. Ini bertujuan untuk memastikan seluruh jaringan organisasi tetap disiplin dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan kegaduhan.

“Kami mengimbau agar warga Nahdlatul Ulama tetap fokus pada tujuan organisasi dan menghindari tindakan yang dapat merusak ketertiban masyarakat,” tegas KH Hafis.

Dalam situasi yang penuh ketegangan seperti saat ini, PWNU Banten juga menekankan agar setiap jajaran NU menghindari segala bentuk tindakan kekerasan, kerusakan, atau perbuatan yang bisa memperburuk keadaan. Hal ini penting untuk mencegah berkembangnya ketidakstabilan sosial.

Doa dan Istighatsah untuk Perlindungan Bangsa
Sebagai bagian dari upaya menjaga kedamaian, KH Hafis juga menyerukan agar seluruh jajaran NU memperbanyak istighatsah.

Baik secara bersama-sama maupun perorangan, doa-doa tersebut diharapkan dapat memohon perlindungan dari Allah SWT agar bangsa Indonesia tetap dalam lindungan-Nya dan terhindar dari segala malapetaka.

“Doa adalah kekuatan kita. Mari kita bersama-sama memohon agar Allah senantiasa memberikan ketenangan bagi bangsa ini,” ujar KH Hafis.