Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Sampah Tangsel Belum Bisa Dibuang ke TPA Bangkonol, Pilar Saga: Menunggu Kesiapan Pandeglang!

4
×

Sampah Tangsel Belum Bisa Dibuang ke TPA Bangkonol, Pilar Saga: Menunggu Kesiapan Pandeglang!

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.

detak.co.id, TANGSEL – Rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Kabupaten Pandeglang, ditunda. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menegaskan pihaknya mengikuti perencanaan dari Pemkab Pandeglang.

“Kalau memang ada hal-hal yang perlu dipersiapkan, kami menunggu. Intinya, kami menunggu kabar selanjutnya dari Pemkab Pandeglang terkait keberlanjutan kerja sama ini,” kata Pilar, Jumat (29/8/2025).

Menurut Pilar, Pemkab Pandeglang saat ini tengah melakukan sejumlah persiapan, termasuk sosialisasi dengan warga hingga revitalisasi infrastruktur untuk penerapan sistem sanitary landfill.

“Pak Wali juga menyampaikan kalau memang harus menunggu untuk persiapan sosialisasi maupun infrastruktur sanitary landfill, ya kami persilakan,” ujarnya.

Pilar mengungkapkan, Pemkot Tangsel sudah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp40 miliar untuk mendukung penataan TPA Bangkonol. Dana itu akan diberikan secara bertahap dalam tiga tahap, masing-masing Rp20 miliar, Rp15 miliar, dan Rp5 miliar. Namun, pencairan masih menunggu penetapan APBD Perubahan Provinsi Banten.

“Kami lihat sepertinya sebentar lagi provinsi menetapkan APBD Perubahan. Mudah-mudahan September sudah bisa dikucurkan anggaran supaya kami bisa bantu penataan kawasan TPA Bangkonol,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi TPA Cipeucang di Tangsel disebut sudah kritis. Pilar mengakui gunungan sampah di lokasi itu rawan longsor dan berpotensi mencemari Sungai Cisadane maupun permukiman warga sekitar.

“Ya memang harus segera dilakukan penataan karena rawan longsor ke Sungai Cisadane. Saat ini sampah masih ditata supaya tidak longsor,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antardaerah dalam mengatasi persoalan persampahan, mencontohkan kerja sama Jakarta dengan Bekasi di Bantar Gebang, maupun Kota Serang dengan Pandeglang.

“Kenapa Pandeglang? Karena MoU sudah berjalan. Jadi kami harap kerja sama ini segera dijalankan. Tapi kembali lagi kepada kesiapan Pemkab Pandeglang,” tandas Pilar.