Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Tak Hanya Tempat Ibadah, MIBA Batch 12 Wujudkan Masjid sebagai Pusat Peradaban

11
×

Tak Hanya Tempat Ibadah, MIBA Batch 12 Wujudkan Masjid sebagai Pusat Peradaban

Sebarkan artikel ini
Para penggerak kemasjidan dari sejumlah wilayah di Indonesia mengikuti MIBA Bacht 12.

detak.co.id, TANGSEL – Sebanyak 34 penggerak kemasjidan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan Masjid Indonesia Berdaya Academy (MIBA) Batch 12. Peserta berasal dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, DKI Jakarta, Palembang, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Malang, dan Bogor.

Program ini merupakan pelatihan penguatan kapasitas yang dirancang untuk mendorong lahirnya masjid-masjid yang mandiri, dipercaya masyarakat, memberikan manfaat luas, serta berkelanjutan.

MIBA Batch 12 menjadi ruang pembelajaran sekaligus kolaborasi bagi para pengurus dan aktivis masjid untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola masjid secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Meski berasal dari latar belakang dan pengalaman yang beragam, seluruh peserta memiliki visi yang sama, yakni menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.

Masjid Indonesia Berdaya Academy hadir sebagai upaya memperkuat peran masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh berbagai materi strategis dan praktik terbaik dalam pengelolaan masjid, mulai dari penguatan kelembagaan, pengembangan program, hingga pembangunan jejaring kolaborasi.

Program ini mengusung empat pilar utama sebagai fondasi pengembangan masjid, yaitu kemandirian, kepercayaan, kebermanfaatan, dan keberlanjutan. Kemandirian diwujudkan melalui penguatan tata kelola dan sumber daya masjid, sementara kepercayaan dibangun melalui transparansi serta pelayanan yang baik kepada jamaah.

Di sisi lain, kebermanfaatan menjadi orientasi utama agar setiap aktivitas masjid mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Adapun keberlanjutan menjadi komitmen agar manfaat tersebut dapat terus dirasakan lintas generasi.

Penyelenggara berharap melalui MIBA Batch 12, para peserta dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing serta menginspirasi lebih banyak masjid untuk terus berkembang dan berinovasi.

“Kami meyakini bahwa kemajuan masjid tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, tetapi juga oleh kualitas para penggeraknya. Ketika penggerak masjid memiliki visi yang kuat, kapasitas yang memadai, dan semangat kolaborasi, maka masjid akan tumbuh menjadi institusi yang mandiri, dipercaya, bermanfaat, dan berkelanjutan,” ujar Rizky Subagia, perwakilan penyelenggara kepada wartawan, Jumat (19/6/2025).

Melalui MIBA Batch 12, semangat menghadirkan masjid Indonesia yang berdaya terus digaungkan. Dari 34 penggerak kemasjidan yang mengikuti program ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan gerakan positif yang mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pemberdayaan, dan peradaban umat di Indonesia.