Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Dukung BAZNAS Kelola Dam Jemaah Haji dan Umrah

6
×

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Dukung BAZNAS Kelola Dam Jemaah Haji dan Umrah

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BANTEN – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendukung penuh langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Hal tersebut disampaikannya dalam acara sosialisasi dan sinergi bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Banten.

​Dimyati secara khusus menyoroti peran BAZNAS dalam memfasilitasi dan menyalurkan pembayaran denda (dam) bagi jemaah haji.

​”Terkait dengan denda (dam) dalam ibadah haji dan umrah, saya mendukung BAZNAS Provinsi Banten untuk memfasilitasi pembayaran dan penyalurannya langsung dari Tanah Air. Hal ini penting supaya distribusinya benar, merata, dan tepat sasaran,” ujar Dimyati di Masjid Al-Firdaus, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (2/9/2026).

​Pada kesempatan tersebut, Dimyati mengusulkan agar diadakan rapat akbar antara BAZNAS Provinsi Banten dan seluruh pengurus KBIHU. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyosialisasikan pentingnya kesadaran berzakat kepada para jemaah, mengingat sifatnya yang wajib.

​Lebih lanjut, ia juga mendorong para jemaah haji dan umrah untuk menyalurkan bantuan sosial, salah satunya melalui program beasiswa. Menurutnya, jemaah haji merupakan kelompok masyarakat yang sangat potensial untuk menjadi muzaki (wajib zakat) guna membantu sektor pendidikan.

​”Jadi, tidak hanya pemerintah, para muzaki juga bisa berkontribusi. Rata-rata, para jemaah haji dan umrah itu memiliki kemampuan finansial yang baik. Bahkan, ada yang bisa melaksanakan ibadah umrah hingga empat sampai lima kali dalam setahun,” katanya.

​Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyudin menyatakan bahwa pihaknya terpanggil untuk menjalin kerja sama dengan penyelenggara KBIHU. Kolaborasi ini dinilai sebagai sebuah terobosan untuk meningkatkan kesadaran jemaah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya.

​”Selain bernilai ibadah, para jemaah ini juga menjadi sasaran potensial untuk mengeluarkan zakat. Supaya penyalurannya tidak salah sasaran, maka BAZNAS hadir untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan KBIHU,” tutur Wawan. (Zal)