Daerah

Efisiensi Anggaran, Pemkab Sergai Tunda Pembangunan Jalan di Kecamatan Tebing Syahbandar

5
×

Efisiensi Anggaran, Pemkab Sergai Tunda Pembangunan Jalan di Kecamatan Tebing Syahbandar

Sebarkan artikel ini

detak.co.id I SERDANG BEDAGAI –
Efisiensi anggaran berdampak pada penundaan perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Salah satunya adalah Jalan Pendidikan di Desa Paya Pasir serta Jalan Kampung Tapanuli di Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sergai, Abdul Rahman Purba, menjelaskan bahwa efisiensi tersebut terjadi pada Dana Alokasi Umum (DAU).

Akibatnya, sejumlah proyek fisik yang telah direncanakan pada tahun anggaran 2026 terancam batal dan harus ditunda.

“Termasuk akses Jalan Pendidikan dan Jalan Kampung Tapanuli di Desa Binjai yang terpaksa ditunda peningkatan jalannya,” ungkap Abdul Rahman Purba, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Abdul Rahman, efesiensi anggaran bukan hanya terjadi di kabupaten Serdang Bedagai, namun seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Termasuk seluruh provinsi dan kementrian PUPR sehingga berdampak pada pembangunan infrastruktur jalan, irigasi dan fisik lainnya,” tandanya.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai tetap memprioritaskan perbaikan dan peningkatan jalan berstatus jalan kabupaten. Pasalnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

“Pemkab Sergai berkomitmen menuntaskan peningkatan seluruh jalan kabupaten. Namun, karena efisiensi anggaran, harapan tersebut harus tertunda,” jelasnya.

Abdul Rahman juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sergai atas kondisi tersebut dan meminta warga bersabar apabila masih ada jalan kabupaten yang belum mendapat perbaikan.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Semua jalan kabupaten menjadi prioritas, namun keterbatasan dana akibat efisiensi anggaran membuat pengerjaannya belum bisa maksimal. Semoga tahun depan dapat dituntaskan,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Binjai, S. Sinaga, mengeluhkan kondisi Jalan Kampung Tapanuli menuju Kantor Desa Binjai yang mengalami kerusakan cukup parah.

Menurutnya, kondisi jalan tanah kuning dan berbatuan tersebut sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan

“Kalau hujan, jalan sulit dilintasi. Ini sangat mengganggu, terutama anak-anak sekolah yang banyak berjalan kaki,” katanya berharap jalan tersebut segera diperbaiki.(ap)