detak.co.id BATURAJA – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Unsur Forkopimda melaksanakan monitoring dan peninjauan kegiatan perbaikan jalan nasional lintas tengah Sumatera, Sabtu (28/02/2026).



Bersama dengan itu, Kapolres juga melaksanakan kegiatan Bersih Lingkungan dan Asri (BELIDA) yang merupakan program Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, sebuah penjabaran dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait gerakan Indonesia Asri.
Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Garuda – Lintas Tengah Sumatera, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan berlangsung sekira pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan suasana penuh semangat kolaborasi antarinstansi.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo hadir langsung memimpin kegiatan tersebut didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres OKU lainnya. Turut hadir pada kegiatan tersebut dari jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan.
Fokus awal pelaksanaan di wilayah Kabupaten OKU adalah penambalan dan perawatan jalan yang mengalami kerusakan.
Langkah ini diprioritaskan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kapolres OKU, dalam keterangannya saat dikonfirmasi langsung di lokasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektoral demi keselamatan masyarakat
“Hari ini, saya Kapolres OKU dan jajaran bersama rekan-rekan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel telah melaksanakan program Bapak Kapolda, yaitu BELIDA,” ujar AKBP Endro Aribowo.
Dijelaskannya, bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, asri, serta infrastruktur yang aman bagi masyarakat. Menurutnya, perbaikan difokuskan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan seperti bergelombang dan berlubang.
Titik-titik tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya para pemudik yang masuk dan keluar dari wilayah Kabupaten OKU.
Langkah ini bertujuan agar sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, kondisi jalan sudah lebih baik dan aman. Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di wilayah lain di Sumatera Selatan.
Sementara itu, di tingkat provinsi, Kapolda Sumsel bersama Forkopimda dan Gubernur Sumsel juga melakukan penambalan jalan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
“Sinergi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas menjelang lebaran,” imbuhnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Kapolres OKU berharap, adanya perbaikan ini dapat meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.
Selain melakukan monitoring, personel Polres OKU turut membantu kelancaran arus lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.
Anggota Personil Polres OKU di lapangan terlihat aktif mengatur kendaraan yang melintas guna menghindari kemacetan. Kehadiran personel Polri juga memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jalan.
Beberapa warga yang melintas memberikan apresiasi atas kepedulian aparat terhadap kondisi jalan nasional tersebut.
Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Harapan kita sebelum Operasi Ketupat 2026 dimulai, masyarakat yang mudik maupun arus balik dapat menikmati jalan yang lebih aman dan nyaman, sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan,” tutup AKBP Endro Aribowo.
Kegiatan monitoring berakhir dalam keadaan aman dan lancar, menandai komitmen kuat seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten OKU. (Bram)






















