Daerah

Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang Puji Ketegasan Bupati Serang Tutup Tambang Gunung Pinang

7
×

Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang Puji Ketegasan Bupati Serang Tutup Tambang Gunung Pinang

Sebarkan artikel ini

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Serang, Desi Ferawati, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian tinggi Bupati Serang Ratu Rachmatul Azzahra Zakiyah dalam menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang

Hal itu disampaikan Desi usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung DPRD Kabupaten Serang.

Desi menegaskan, kehadirannya dalam forum tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kelembagaan dari Fraksi PAN, meskipun agenda RDP tidak tercantum dalam Badan Musyawarah (Banmus) seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Gofur.

“Memang RDP ini tidak masuk dalam Banmus, tapi saya hadir sebagai Ketua Fraksi PAN karena saya melihat forum ini penting untuk menjaga kebersamaan dan sinergi dalam penanganan banjir di Kabupaten Serang,” ujarnya. Sabtu (31/1/2026).

RDP tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Serang, serta perwakilan dari sejumlah OPD, seperti Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PUPR, bersama beberapa unsur pimpinan fraksi partai politik lainnya.

Dalam forum tersebut, Fraksi PAN menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemkab Serang dan seluruh jajaran terkait. Desi menilai, Bupati Serang menunjukkan komitmen nyata dengan turun langsung ke lapangan meninjau lokasi terdampak banjir.

“Saya sendiri pernah mendampingi Bupati meninjau beberapa titik banjir. Antusiasme dan respons beliau sangat luar biasa dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat,” kata Desi.

Menurutnya, penanganan bencana harus dilakukan secara kolektif dan tidak boleh saling menyalahkan. Ia menekankan bahwa DPRD dan Pemkab Serang adalah satu kesatuan yang harus bersinergi untuk membantu masyarakat.

“Kita ini satu tubuh dengan Pemkab Serang. Harus bersinergi untuk membantu korban bencana dan memastikan penanganannya berjalan optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Desi juga menyoroti faktor penyebab banjir yang perlu mendapat perhatian serius, yakni aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Pinang, Kecamatan Kramatwatu.

Ia menilai, penutupan tambang yang dilakukan Pemkab Serang saat ini merupakan langkah tepat dan harus dijaga konsistensinya.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kinerja Pemkab hari ini, karena tambang di kawasan Gunung Pinang sudah benar-benar ditutup. Sejak saya menjabat tahun 2017, tambang itu sempat buka-tutup beberapa kali. Tapi hari ini, pemerintah tegas dan konsisten menutupnya,” ungkapnya.

Desi menyebut, aktivitas tambang di kawasan Gunung Pinang meliputi tiga desa, yakni Lebakwana, Wanayasa, dan Sukadalem, di mana Desa Lebakwana menjadi wilayah yang paling terdampak banjir akibat aktivitas tersebut.

“Satu-satunya kepala desa yang menolak tambang itu dulu adalah orang tua saya, Kepala Desa Lebakwana. Jadi saya tahu betul dampaknya bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap penutupan tambang dilakukan secara berkelanjutan dan disertai kajian lingkungan yang matang apabila di kemudian hari ada rencana legalisasi aktivitas pertambangan.

“Kalau nanti ada pengkajian untuk legalisasi, tentu harus memperhatikan dampak lingkungan dan perizinan secara menyeluruh,” ujarnya.

Desi berharap sinergi antara DPRD dan Pemkab Serang terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Serang yang aman, tangguh terhadap bencana, dan masyarakat yang sejahtera.

“Kami di Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam penanganan bencana dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” tutupnya.