TANGSEL, detak.co.id-Suara musik terdengar dari tengah permukiman warga RW 07, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (8/8/2026). Di sejumlah sudut, warga mulai berkumpul. Anak-anak berlarian, sementara sebagian orang tua sibuk mempersiapkan perlengkapan perlombaan.
Suasana kampung pun mendadak lebih ramai dari biasanya. Tawa dan sorak warga sesekali pecah ketika peserta mengikuti berbagai perlombaan yang digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Bukan hanya anak-anak yang ambil bagian. Para ibu dan bapak-bapak juga ikut turun meramaikan perlombaan. Dari lomba kesenian, karaoke, menari hingga pertandingan olahraga seperti bulutangkis dan tenis meja, semuanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut hari kemerdekaan.
Kegiatan tersebut digelar oleh Paguyuban Ciater Maju Bersama (CMB). Rangkaian perlombaan berlangsung mulai Sabtu (8/8/2026) hingga 16 Agustus 2026 mendatang.
Ketua Paguyuban CMB, Slamet mengatakan, berbagai perlombaan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Ada tujuan yang lebih penting, yakni mempertemukan warga sekaligus mempererat kekompakan dan persaudaraan.
“Kalau peserta hari ini khusus paguyuban warga Ciater Maju Bersama. Terus besok pesertanya masing-masing RT yang ada di RW 07 Ciater,” kata Slamet, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Slamet, pada perlombaan antar-RT, masing-masing RT akan mengirimkan 15 peserta. Komposisinya terdiri dari lima anak-anak, lima orang tua dan lima ibu-ibu.
Saat ini, RW 07 Kelurahan Ciater memiliki lima RT. Artinya, puluhan warga akan terlibat dalam rangkaian perlombaan yang digelar hingga menjelang perayaan HUT RI.
“Kami ingin warga semakin rukun. Kalau rukun, maka harmonisasi antarwarga semakin terwujud di RW 07 ini,” ungkap Slamet.
Bagi Slamet, perayaan kemerdekaan tidak harus selalu berlangsung dalam bentuk pesta rakyat yang besar dan meriah. Kebersamaan yang tumbuh di lingkungan tempat tinggal justru menjadi bagian penting dari makna kemerdekaan itu sendiri.
Slamet mengatakan, pihaknya sejauh ini belum berinisiatif menggelar pesta rakyat sebagai acara puncak seperti yang dilakukan sejumlah wilayah lain di Kota Tangsel.
“Ini peringatan HUT RI dari warga, oleh warga. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini antarwarga semakin saling mengenal satu sama lain. Dari sini akan muncul satu visi dan misi untuk memajukan wilayah,” katanya.
Semangat warga RW 07 Ciater dalam menyambut HUT ke-81 RI mendapat apresiasi dari Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangsel, Syamsul Hariyanto.
Menurutnya, kegiatan yang digelar warga bukan sekadar hiburan untuk mengisi momentum kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menjaga persatuan dan menanamkan semangat kebersamaan kepada generasi muda.
“Ini juga sebagai bentuk menjaga persatuan dan kesatuan oleh warga. Kita harus dukung karena ini hal yang sangat positif,” kata Syamsul.
Ia juga menyoroti keterlibatan anak-anak dalam berbagai perlombaan. Menurutnya, momentum HUT RI dapat menjadi ruang bagi orang tua untuk mengenalkan nilai persatuan kepada anak sejak dini.
“Apalagi peserta lomba diikuti anak-anak. Dari sini kita bisa belajar dan mengajarkan bahwa persatuan harus diajarkan juga kepada anak-anak,” jelas Atul, sapaan Syamsul Hariyanto.
Menjelang 17 Agustus, kemeriahan pun perlahan tumbuh di lingkungan RW 07 Ciater. Bagi warga, kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan mengibarkan bendera atau menggelar perlombaan.
Di tengah suara musik, riuh sorak penonton dan tawa anak-anak, ada satu hal yang ingin terus dijaga, apalagi kalau bukan kebersamaan warga.
Caption: Suasana warga RW 07 Kelurahan Ciater, Serpong, Tangsel, saat mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (8/8/2026).











