Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Uncategorized

KMB UMJ Dorong Pemuda Betawi Berani Ambil Peran di Kancah Nasional

9
×

KMB UMJ Dorong Pemuda Betawi Berani Ambil Peran di Kancah Nasional

Sebarkan artikel ini

detak.co.id TANGSEL-Keluarga Mahasiswa Betawi Universitas Muhammadiyah Jakarta (KMB-UMJ) resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026-2027. Pelantikan yang dirangkai dengan dialog kebudayaan tersebut berlangsung di Aula Ikalum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas, dan Menggerakkan Generasi Betawi di Tengah Arus Globalisasi”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempertegas komitmen pemuda Betawi dalam merespons perkembangan zaman sekaligus menghadapi tantangan regenerasi.

Dialog kebudayaan tidak hanya membahas persoalan budaya secara teoritis. Forum tersebut turut membedah berbagai realitas yang dihadapi generasi muda Betawi saat ini, mulai dari stagnasi regenerasi hingga minimnya keberanian pemuda untuk mengambil peran strategis di tingkat nasional.

Ketua Umum KMB-UMJ, Rafi Putra Rabbani, mengatakan keterbatasan peran pemuda Betawi tidak terlepas dari masih minimnya ruang kepercayaan yang diberikan generasi senior. Namun, menurutnya, persoalan tersebut juga harus dibarengi dengan evaluasi dari kalangan pemuda sendiri.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap fakta di lapangan. Hari ini, banyak ruang gerak pemuda Betawi yang tergeser karena mayoritas generasi tua belum mau memberikan kepercayaan penuh untuk proses regenerasi. Namun, di sisi lain, kita juga harus mengkritisi diri sendiri. Masih sangat jarang pemuda Betawi yang mau mengambil langkah strategis dan memberikan dampak nyata bagi Indonesia,” kata Rafi dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Menurut Rafi, pemuda Betawi harus mengubah paradigma dari sekadar menjadi penonton menjadi aktor utama dalam pembangunan nasional. Identitas dan kebudayaan Betawi, kata dia, tidak boleh hanya dipertahankan melalui romantisme sejarah maupun pertunjukan seni.

Sebaliknya, nilai-nilai kebudayaan Betawi harus menjadi spirit bagi generasi muda untuk bergerak di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi dan politik.

“Melalui KMB UMJ inilah pemuda dan pemudi Betawi dibentuk, ditempa, dan disiapkan. Kami hadir sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan SDM Betawi yang berpendidikan, adaptif terhadap arus globalisasi, serta berani mengisi posisi-posisi strategis di Republik ini,” tegasnya.

Pelantikan pengurus baru dan dialog kebudayaan tersebut menjadi langkah awal KMB-UMJ dalam merancang berbagai program kerja yang berorientasi pada penguatan literasi, pemberdayaan ekonomi, serta pengawalan kebijakan publik yang berpihak pada pelestarian budaya Betawi yang inklusif dan berkemajuan.

KMB-UMJ juga mengajak seluruh elemen masyarakat Betawi, baik kalangan senior maupun generasi muda, untuk membangun sinergi dan meruntuhkan sekat antargenerasi.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengalaman generasi senior dapat berjalan beriringan dengan gagasan dan energi generasi muda dalam mendorong kemajuan masyarakat Betawi, baik di tingkat nasional maupun global.

Untuk diketahui, Keluarga Mahasiswa Betawi Universitas Muhammadiyah Jakarta (KMB-UMJ) merupakan organisasi kemahasiswaan berbasis kedaerahan dan kebudayaan. Organisasi ini berfokus pada kaderisasi, pemberdayaan pemuda, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian kebudayaan Betawi dalam bingkai akademis dan kebangsaan.

Caption : Jajaran pengurus KMB – UMJ usai mengikuti prosesi pelantikan pengurus periode 2026-2027 di Aula Ikalum Universitas Muhammadiyah Jakarta, Senin, 28 September lalu.