Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Anggaran Rp1,7 Miliar, Pemkab Sergai Bangun Jembatan Penghubung Sei Bamban–Dolok Masihul

8
×

Anggaran Rp1,7 Miliar, Pemkab Sergai Bangun Jembatan Penghubung Sei Bamban–Dolok Masihul

Sebarkan artikel ini

Detak.co.id I SERDANG BEDAGAI – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), membangun jembatan gantung di Dusun VI, Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban. Pembangunan jembatan dengan anggaran Rp1,7 miliar.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sergai, Abdul Rahman Purba, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk menunjang akses transportasi dan mobilitas warga.

“Jembatan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antara Kecamatan Sei Bamban dan Kecamatan Dolok Masihul serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, ‘ ucapnya, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, keberadaan jembatan memiliki arti penting bagi masyarakat setempat karena menjadi jalur penghubung untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian dan perkebunan.

“Jembatan ini adalah urat nadi masyarakat. Kita bangun agar akses warga tidak terputus dan ekonomi bisa terus bergerak,” kata Abdul Rahman Purba.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan baru dilakukan karena jembatan sebelumnya mulai mengalami kerusakan sehingga berpotensi mengganggu kelancaran akses masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur penghubung tersebut dinilai perlu dilakukan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna.

“Jembatan sebelumnya berlantaikan papan mulai rusak sehingga dibangun jembatan baru agar keamanan warga terjamin,” ujarnya.

Abdul Rahman menambahkan, jembatan gantung Sei Belutu memiliki peran strategis bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas warga antarkawasan.

“Dengan tersedianya jembatan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah,” ungkap dia.

Selain mendukung mobilitas penduduk, tambahnya, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan membantu petani dan pekebun dalam mengangkut hasil produksi.

Akses transportasi yang lancar menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pasar maupun lokasi pemasaran lainnya.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena berkaitan langsung dengan akses dan mobilitas. Kita berharap nantinya aktivitas warga menjadi lebih mudah, termasuk dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan,” katanya.(ap).

Teks foto: Warga membawa hasil pertanian masih melintasi jembatan lama jembatan baru belum dibuka.