Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Empat Ton Sampah Diangkut dari Situ Pamulang, Aktivis Desak Pemprov Banten Peduli Lingkungan

6
×

Empat Ton Sampah Diangkut dari Situ Pamulang, Aktivis Desak Pemprov Banten Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah aktivis lingkungan saat melakukan aksi bersih - bersih di Situ Pamulang, Minggu (9/8/2026).

TANGSEL, detak.co.id – Puluhan orang dari berbagai organisasi dan komunitas menggelar aksi bersih-bersih di Situ Tujuh Muara, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menyuarakan pesan kepada Gubernur Banten Andra Soni agar lebih serius memperhatikan kondisi ekosistem dan kawasan resapan air di wilayah Banten.

Dewan Pembina Organisasi Kepemudaan Ganespa, Nurhafiz Fidon Kholis, mengatakan dalam aksi tersebut sedikitnya empat ton sampah berhasil diangkut dari kawasan Situ Tujuh Muara atau yang dikenal masyarakat sebagai Situ Pamulang.

“Empat ton ada kali mah,” ungkap Fidon.

Menurutnya, sampah yang diangkut dari kawasan resapan air tersebut didominasi eceng gondok dan berbagai sampah kemasan makanan.

Fidon berharap Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera turun tangan melakukan penertiban di kawasan sempadan setu.

Pasalnya, di sekitar lokasi masih ditemukan sejumlah bangunan yang diduga berdiri secara liar dan digunakan sebagai warung.

“Jangan sampai kawasan yang seharusnya menjadi ruang terbuka dan bagian penting dari ekosistem justru dipenuhi warung-warung liar. Apalagi jika benar terdapat aktivitas karaoke maupun penjualan minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan, tentunya harus menjadi perhatian serius aparat terkait,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Muchlis Sahlan, SHI, menilai kegiatan bersih-bersih tersebut sangat penting untuk mempertahankan kelestarian lingkungan dan ekosistem Situ Pamulang.

“Kegiatan bersih-bersih kawasan ruang terbuka hijau di Setu Pamulang ini sangat bermanfaat guna mempertahankan kelestarian dan ekosistem di lingkungan Setu Pamulang. Kegiatan ini berjalan berkat kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Pamulang dengan GANESPA beserta OKP lainnya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut guna menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Muchlis.

Aksi tersebut diprakarsai GANESPA dan terlaksana melalui kolaborasi bersama Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Bale Betawi Rewang, Pelopor, serta berbagai organisasi dan komunitas kepemudaan maupun pecinta alam.

Sejumlah komunitas dan organisasi yang terlibat di antaranya Ranita, Samastha Bawana, Mapala WDH, Irmapala, Dupala, Moonpala, Stripala, Campala, Pasispala, Gasakpala, Lataspala, Sacapala, Baznas Tangsel, Nine Forest, Linmas Satpol PP, dan Green Adventure. (Dra)