Detak.co.id, CIAMIS-Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi tingkat Kabupaten Ciamis yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis pada Kamis pagi (12/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.45 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., serta dihadiri oleh Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., Dandim 0613/Ciamis, Kajari Kabupaten Ciamis, unsur peradilan, para Kapolsek dan Danramil jajaran, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Ciamis, kepala puskesmas, serta sejumlah tamu undangan.
Bupati Ciamis menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang cukup ekstrem di beberapa wilayah yang memicu bencana alam seperti banjir, pergerakan tanah, dan angin puting beliung juga menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah mengimbau seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana.
Selain itu pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok penting menjelang Idul Fitri masih dalam kondisi mencukupi. Pemda juga akan terus melakukan pengawasan terhadap stabilitas harga serta siap menggelar pasar murah apabila terjadi lonjakan harga atau kelangkaan stok di pasaran.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Operasi Ketupat tahun 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Polres Ciamis telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dengan melibatkan sebanyak 338 personel yang akan disebar di sejumlah titik strategis.
Dalam operasi tersebut Polres Ciamis juga menyiapkan sembilan pos pengamanan yang terdiri dari satu pos terpadu, enam pos pengamanan, serta satu pos pelayanan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolres juga menyoroti sejumlah jalur yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas seperti jalur Cihaurbeuti dan jalur Cisaga yang sering terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan licin serta minimnya penerangan jalan pada malam hari. Oleh karena itu koordinasi lintas instansi sangat diperlukan untuk meminimalisir potensi risiko di lapangan.
Sementara itu Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono menyampaikan bahwa TNI siap mendukung penuh pengamanan Idul Fitri melalui sinergi bersama pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh instansi terkait guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan seluruh instansi dapat menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan sehingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Ciamis dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (RN)




















