Daerah

Tinawati Andra Soni Dorong Program Literasi Tingkatkan IPLM Banten

11
×

Tinawati Andra Soni Dorong Program Literasi Tingkatkan IPLM Banten

Sebarkan artikel ini

detak.co.id BANTEN – Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menekankan perlunya solusi bersama agar program literasi dapat berjalan optimal sehingga berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Menurutnya, keberhasilan program literasi sangat bergantung pada sinergi dan komitmen berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan Tinawati usai menerima audiensi Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Banten di Gedung PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (27/1/2026). Ia menegaskan bahwa peningkatan minat baca masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Tinawati berharap berbagai pihak dapat menemukan langkah konkret agar program literasi berjalan lebih efektif dan berdampak pada peningkatan IPLM.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa mencari jalan keluarnya, sehingga minat baca dan tadi indeks IPLM-nya semakin meningkat,” paparnya.

Tinawati menyampaikan bahwa pertemuan dengan pegiat literasi menjadi ruang untuk saling bertukar gagasan sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan literasi di Provinsi Banten.

“Pertemuan hari ini kita saling memberi masukan, kemudian mencari solusi bagaimana dengan program literasi di Provinsi Banten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Banten Rudi Gunawan menyampaikan bahwa audiensi bertujuan memberikan masukan sekaligus mengajak kolaborasi dalam penguatan literasi. Di Banten terdapat lebih dari 800 TBM dan perpustakaan desa yang menerima bantuan buku bermutu dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Menurutnya, keberadaan bantuan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan literasi yang berkelanjutan.

“Kehadiran kami kesini adalah untuk memberikan masukan, mengajak kolaborasi penguatan literasi di Provinsi Banten,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu persoalan yang dihadapi adalah belum optimalnya regenerasi relawan literasi. Padahal, pegiat literasi sangat penting untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.

“Permasalahan yang terjadi secara umum adalah regenerasi relawan tidak terjadi dengan baik, sehingga harapan kami ada kolaborasi dengan Bunda Literasi untuk membuat kegiatan yang kemudian bisa melahirkan relawan-relawan baru,” katanya. (Zal)