Daerah

Wagub Dimyati Minta Cendekiawan ICMI Aktif Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

8
×

Wagub Dimyati Minta Cendekiawan ICMI Aktif Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

detak.co.id KOTA SERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meminta generasi muda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meningkatkan kemampuan dan keaktifan dalam berorganisasi. Dengan tetap berpedoman pada Al-Qur’an, ICMI bisa berkontribusi pada ide-ide pembangunan di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Ramadan Leadership Camp 1447 H yang digelar ICMI Organisasi Wilayah Banten (Orwil) di Kota Serang, Rabu (11/3/2026). Menurut Dimyati, generasi muda ICMI harus menjadi pribadi yang cerdas dan aktif, namun tetap dilandasi iman dan takwa.

“Pengurus ICMI ini bisa berperan aktif terhadap pembangunan yang ada di Banten,” paparnya.

Dimyati mengatakan, pengurus dan anggota ICMI terdiri dari para cendekiawan dan intelektual. Organisasi terdiri dari tokoh reformis dan pergerakan yang bisa memberikan manfaat baik di lingkungan organisasi dan masyarakat.

“ICMI adalah orang-orang pintar yang berguna, bermanfaat, rahmatan lil ‘alamin untuk semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Banten Eden Gunawan mengatakan, Ramadan Leadership Camp merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut diikuti oleh generasi muda ICMI yang berasal dari pelajar SMA tingkat akhir dan mahasiswa.

“Kita mendidik anak-anak, mudah-mudahan ini akan melekat di pikirannya dan terbawa nanti pada saat mereka diterjunkan di dunia kerja,” ungkapnya.

Eden menyatakan, pesan yang disampaikan Wagub Dimyati sangat relevan, terutama mengenai pendidikan moral generasi muda. Menurutnya, ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan moralitas yang berpedoman pada Al-Qur’an. Oleh sebab itu, Ramadan Leadership Camp diadakan untuk membangun kesadaran tersebut.

“Harapannya, generasi muda ke depan memiliki kompetensi di bidang masing-masing tetapi tetap berlandaskan iman dan takwa,” paparnya. (Zal)