Daerah

Gubernur Andra Soni Pacu KONI Banten Raih Prestasi Nasional dan Internasional

6
×

Gubernur Andra Soni Pacu KONI Banten Raih Prestasi Nasional dan Internasional

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni mendorong KONI Provinsi Banten dapat melahirkan atlet berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. KONI diharapkan bisa merumuskan berbagai terobosan bidang pembinaan dan pengembangan olahraga bagi para atletnya.

“Saya merasakan betul tadi bagaimana suasana pelantikannya sangat khidmat dan yang dilantik juga terlihat antusiasnya, terlihat semangatnya, dan ini meyakinkan diri saya bahwa Insya Allah prestasi olahraga di Provinsi Banten akan meningkat secara perlahan,” kata Andra Soni saat melantik Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten periode 2025–2029 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Selasa (3/2/2026).

KONI juga diminta untuk membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pembinaan atlet. Apalagi, Provinsi Banten sedang mempersiapkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Harapan kita untuk menjadi tuan rumah PON bukan hanya sekadar gaya-gayaan, tapi sama seperti yang disampaikan oleh Bapak Ketua Umum KONI tadi itu sebagai parameter sebuah daerah hasil kerja selama ini terkait dengan pembinaan olahraga,” ujarnya.

Gubernur melihat, Provinsi Banten sudah sanggup menjalankan event olahraga nasional. Perkembangan prestasi atlet juga mulai meningkat dari parameter Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS). Pada 2025, Provinsi Banten naik ke peringkat kelima peraih medali terbanyak.

“Ini menandakan bahwa Provinsi Banten punya potensi, punya kekuatan, punya tim yang kuat, tim yang solid melalui pembina-pembina olahraga pengurus-pengurus bidang olahraga yang ada.” paparnya.

Makanya, pada pembinaan atlet, perlu pendekatan kolaboratif dan pembinaan berjenjang. KONI dan Pemprov Banten bisa saling bersinergi untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kompetisi dan prestasi.

“Alhamdulillah, Provinsi Banten selalu di atas rata-rata nasional, baik itu pertumbuhan ekonominya, kemudian juga pengendalian inflasi, kemudian juga kemandirian fiskal, dan sebagainya itu selalu di atas rata-rata nasional yang menandakan bahwa untuk olahraga pun Insya Allah Provinsi Banten juga bisa di atas rata-rata nasional,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus KONI Banten masa bakti sebelumnya. Ia meminta pengurus baru yang dipimpin Agus Rasyid dan jajaran pengurus bisa mengembangkan olahraga secara maksimal.

Marciano Norman juga berterima kasih atas kehadiran Provinsi Banten pada Pekan Olahraga Nasional ke-21 di Aceh dan Sumatera Utara di mana pada saat itu Banten menempati peringkat ke-11, kemudian pada Pekan Olahraga Nasional Beladiri yang dilaksanakan di Kudus beberapa waktu yang lalu dan juga Banten menempati peringkat ke-11 dari 38 Provinsi.

Provinsi Banten juga menjadi gudangnya atlet berprestasi nasional dan dunia. Mulai dari atlet taekwondo, atlet judo, atlet panjat tebing, dan atlet angkat besi Rizki Juniansyah yang berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024 di kelas 73 kg putra.

“Alhamdulillah, saya menyaksikan secara langsung waktu Rizki mendapatkan medali emas,” ungkapnya.

Fasilitas di Provinsi Banten juga sangat memadai. Provinsi ini menurutnya pantas menjadi tuan rumah PON ke-23 di tahun 2023.

“Fasilitas yang ada di Banten sangat memadai, banyak yang memenuhi standar untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional. Atlet-atlet Bantennya juga banyak atlet-atlet yang selalu menjadi andalan Indonesia pada saat keikutsertaannya di multi-event internasional mulai SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Banten periode 2025–2029 adalah titik awal daripada pelaksanaan rencana kerja. Salah satunya adalah peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Banten baik itu untuk di PON maupun di kejuaraan-kejuaraan lainnya.

“Kemudian pencanangan Provinsi Banten dan Lampung sebagai tuan rumah PON di 2032,” ujarnya. (Zal)