TANGSEL, detak.co.id – Drama lima gol tersaji di Stadion Mini Pakujaya. Allstar Diklat Pakujaya memastikan tiket ke babak 32 besar Pakujaya Cup XI 2026 setelah menumbangkan Markisa FC asal Cipondoh, Kota Tangerang, dengan skor tipis 3–2, Kamis sore (16/4/2026).
Meski akhirnya menang, Allstar Diklat Pakujaya harus melalui laga berat. Sejak kick off babak pertama, permainan justru lebih banyak dikuasai Markisa FC. Ade Alvaro, Raviu, Rivaldo, Hamsya Lestaluhu, Angga Wahid hingga Ade Musang tampil di bawah performa terbaiknya dan kesulitan mengembangkan permainan.
Markisa FC yang menurunkan Handoko di bawah mistar, serta diperkuat Syarif Pogba, Amar Syahdeh, Acil Messi dan Ling Son Min, langsung menekan. Amar Syahdeh membuka ancaman lewat tendangan jarak jauh, namun masih bisa diamankan kiper Allstar, Bantao.
Tekanan Markisa terus berlanjut. Beberapa peluang melalui Syarif Pogba, Amar Syahdeh dan Ling Son Min kembali dimentahkan Bantao. Petaka bagi Allstar akhirnya datang ketika crossing Syarif Pogba dari sisi kiri berhasil disundul Amar Syahdeh dan berbuah gol pembuka. Markisa unggul 1–0.
Allstar mencoba merespons dengan menarik Ade Alvaro dan memasukkan Bejo Umbara. Namun Markisa justru menggandakan keunggulan. Tendangan keras Syarif Pogba gagal dikuasai Bantao dan mengubah skor menjadi 2–0 hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Allstar Diklat Pakujaya tampil lebih agresif. Sejumlah peluang dari situasi bola mati mulai merepotkan pertahanan Markisa. Hasilnya, Angga Wahid berhasil memperkecil ketertinggalan lewat sepakan keras ke pojok kiri gawang Handoko. Skor berubah menjadi 2–1.
Momentum kebangkitan Allstar terus berlanjut. Gempuran demi gempuran membuat Handoko harus jatuh bangun menyelamatkan gawang Markisa. Upaya keras itu akhirnya membuahkan hasil ketika umpan Angga Wahid disambut sundulan tajam Ibrahim Haji yang menggetarkan gawang Markisa, kedudukan imbang 2–2.
Drama terjadi di masa tambahan waktu. Kemelut di depan gawang Markisa dimanfaatkan dengan baik oleh Raviu. Sundulannya tak mampu diantisipasi Handoko dan berbuah gol penentu kemenangan. Skor 3–2 untuk Allstar Diklat Pakujaya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Beben.
Kemenangan ini memastikan Allstar Diklat Pakujaya melaju ke babak 32 besar dan akan menghadapi Alma FC dari Karang Tengah, Ciledug, Kota Tangerang.
Manajer Allstar Diklat Pakujaya, Irfan Noeng, mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. “Kita akan koreksi semua kekurangan. Apakah nanti menambah pemain atau tidak, itu akan kita lihat untuk menghadapi babak 32 besar,” ungkap Irfan Noeng.
Menurut Irfan, buruknya komunikasi antar lini di babak pertama menjadi penyebab timnya kebobolan lebih dulu. “Di babak kedua komunikasi sudah jauh lebih baik. Itu yang membuat kita bisa membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Sementara laga yang tak kalah serunya akan kembali tersaji pada putaran pertama Pakujaya Cup Xl 2026. Dimana, kesebelasan Porba Blora United dari Pondok Bahar, Kota Tangerang, akan bertanding melawan kesebelasan Poker Penyugrafy juga dari Kota Tangerang.










