Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Dorong Daya Saing Global melalui Inovasi, Investasi, dan Teknologi, Dosen FEB UMB bersama Komunitas UMKM Pondok Melati menggelar Pengabdian kepada Masyarakat

8
×

Dorong Daya Saing Global melalui Inovasi, Investasi, dan Teknologi, Dosen FEB UMB bersama Komunitas UMKM Pondok Melati menggelar Pengabdian kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Detak.co.id BEKASI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Mercu Buana (FEB – UMB) Jakarta, kembali menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan bersama Komunitas UMKM Pondok Melati. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Jum’at (24/04/2026), dengan mengusung tema “Pemberdayaan UMKM menuju Daya Saing Global melalui Inovasi, Investasi, dan Teknologi.”

Acara ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, unsur pemerintah kecamatan, akademisi, mahasiswa, serta komunitas masyarakat yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai pilar ekonomi nasional.

Kegiatan resmi dibuka oleh perwakilan dosen FEB Universitas Mercu Buana, Muhammad Laras Widyanto, SE, MM, Ak, CA. Dalam sambutannya, Muhammad Laras Widyanto menegaskan, bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi Indonesia, terutama di tengah tantangan globalisasi dan transformasi digital yang berkembang sangat cepat. menyampaikan bahwa pelaku UMKM tidak cukup hanya bertahan, tetapi harus mampu beradaptasi, bertumbuh, dan bersaing di pasar yang lebih luas melalui penguatan kapasitas manajerial, pemanfaatan teknologi digital, inovasi produk, serta akses terhadap pembiayaan dan investasi.

Turut memberikan sambutan, Ferry Prihadi Kurniawan, SE, selaku Sekretaris Kecamatan Pondok Melati, yang hadir mewakili Camat Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam pesannya, pihak kecamatan menyampaikan apresiasi atas sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah Pondok Melati.

Pemerintah Kecamatan Pondok Melati juga menyambut baik kegiatan kolaboratif seperti ini karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan, edukasi, dan jejaring usaha.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Marlangen Perwita S selaku Project Leader Komunitas UMKM Pondok Melati. Menurutnya, komunitas UMKM membutuhkan dukungan berkelanjutan dari dunia akademik dan pemerintah agar mampu naik kelas, memperluas pasar, serta meningkatkan profesionalisme usaha.

Marlangen Perwita menambahkan, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi anggota komunitas untuk memperoleh wawasan baru mengenai strategi bisnis, digitalisasi usaha, pengelolaan keuangan, serta peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Dalam sesi utama, para dosen FEB Universitas Mercu Buana memberikan materi edukatif dan aplikatif yang relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini. Materi yang disampaikan mencakup penguatan tata kelola usaha, pengelolaan keuangan dan akuntansi sederhana, strategi pemasaran digital, peningkatan daya saing produk, pemanfaatan teknologi dalam bisnis, serta pentingnya akses pembiayaan dan investasi bagi pengembangan usaha.

Adapun tim Dosen dan Mahasiswa FEB Universitas Mercu Buana yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari: Muhammad Laras Widyanto, SE., MM., Ak., CA., Sofyan Halim, SE, M.Ak., CA., Ak., ASEAN-CPA., Puji Rahayu, SE., M.Ak.
Dr. Siti Choiriah, SE., MM., CIBA., Rujito, S.E, MM., CBV., Sari Puspitarini, SE,. MM., Naufal Syafiq, Dimas Alhafiz Rais, Muhammad Alif Iqbal, dan Helmi Falis.

Kehadiran para akademisi dengan latar belakang keilmuan yang beragam memberikan nilai tambah tersendiri bagi peserta, karena materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari.

Peserta kegiatan terlihat antusias mengikuti rangkaian acara. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta berbagi pengalaman antar pelaku usaha menjadi bagian penting yang memperkaya jalannya kegiatan. Pada kesempatan tersebut, banyak peserta menyampaikan kebutuhan akan pelatihan lanjutan, pendampingan usaha, dan kerja sama berkelanjutan dengan pihak kampus.

Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Mercu Buana berharap dapat terus menjadi mitra strategis masyarakat dalam mendorong kemajuan UMKM yang adaptif, inovatif, dan kompetitif. Pemberdayaan UMKM bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat dan menciptakan pertumbuhan yang inklusif.

Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha, UMKM Indonesia diyakini akan semakin siap menembus pasar nasional maupun global. (Red)