Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Tragedi Kolor Melorot Warnai Laga Panas, Putra Porciba Singkirkan Golok Setan Melalui Titik Putih

8
×

Tragedi Kolor Melorot Warnai Laga Panas, Putra Porciba Singkirkan Golok Setan Melalui Titik Putih

Sebarkan artikel ini
Pemain Putra Porciba dikepung pemain Golok Setan saat laga 16 besar. Laga berakhir dengan kemenangan Putra Porciba melalui adu penalti 5-3.

detak.co.id, TANGSEL-Putra Porciba dari Cipete, Kota Tangerang, menjadi tim terakhir yang memastikan tiket ke babak perempat final Pakujaya Cup XI 2026 setelah menang adu penalti 5-3 atas rivalnya, Golok Setan dari Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam laga babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Sabtu sore (30/5/2026), tim besutan Saifudin Anjero itu sempat unggul lebih dulu pada menit-menit awal babak pertama. Meran berhasil memanfaatkan sepak pojok dan menjebol gawang Golok Setan yang dikawal Gunandi.

Meski tak diperkuat sejumlah pemain seperti Dayat Arnold, Robani, dan Ari Ilyas yang sebelumnya tampil saat mengalahkan JNT Cibaliung di babak 32 besar, Golok Setan tetap menunjukkan permainan agresif. Fachril, Gomez, Fajar, dan Firdaus yang dipercaya mengisi lini depan berkali-kali mengancam pertahanan Putra Porciba.

Pertandingan sempat terhenti akibat insiden kecil di area bench Putra Porciba. Berkat kesigapan panitia yang dibantu aparat TNI dan Polri, situasi dapat segera dikendalikan sehingga laga kembali dilanjutkan. Namun hingga wasit Bima meniup peluit akhir babak pertama, kedua tim gagal menambah gol dan skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Putra Porciba.

Memasuki babak kedua, tekanan Putra Porciba terus berlanjut. Kehadiran dua legiun asing mereka, Viktor dan Mamadou yang ditopang Meran, Fajri, serta Fiore, membuat lini pertahanan Golok Setan bekerja keras.

Putra Porciba hampir menggandakan keunggulan melalui aksi individu Viktor yang berhasil melewati beberapa pemain bertahan lawan meski celana yang dikenakannya sedikit melorot.

Namun, saat berhadapan satu lawan satu dengan Gunandi, sepakan Viktor justru melebar di sisi kanan gawang. Penonton pun menduga celana Viktor yang sedikit melorot tersebut menjadi biang keladi sepakannya melebar.

Golok Setan merespons dengan serangan-serangan cepat. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil setelah terjadi miskomunikasi di lini belakang Putra Porciba antara kiper Ajay dan pemain bertahan.

Fachril yang menerima umpan matang dari sisi kanan langsung menyambar bola ke dalam gawang Putra Porciba dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyeimbang tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan, namun hingga peluit panjang berbunyi skor tetap imbang 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Pada babak tos-tosan, Putra Porciba mempercayakan Davino, Fajri, Dino, Fiore, dan Mamadou sebagai eksekutor. Kelimanya sukses menjaringkan bola ke gawang Gunandi.

Sementara dari kubu Golok Setan, Ahmad Hambali yang menjadi penendang ketiga gagal menaklukkan Ajay. Adapun Fachril, Satria Tama, dan Fajar berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Hasil tersebut membuat Putra Porciba menang 5-3 dalam adu penalti dan melaju ke babak perempat final untuk menghadapi HOKY FC dari Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Manajer Putra Porciba, Saifudin Anjero mengaku sempat merasa ketar-ketir menghadapi Golok Setan yang dinilainya sebagai salah satu tim terbaik di Pakujaya Cup tahun ini.

“Kemenangan ini bukan hanya kemenangan buat saya, tapi teman – teman di lapangan,” kata pria yang akrab disapa Anjero tersebut.

Ia juga menyayangkan timnya harus bertemu tim Golok Setan pada babak 16 besar. Anjero pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Golok Setan yang harus menerima kenyataan tim kesayangannya tersingkir.

“Saya akan menurunkan pemain ini aja untuk menghadapi HOKY, yang penting saya berdoa kepada Allah SWT bahwa setiap pertandingan adalah final,” ujarnya.

Sementara itu, Pakujaya Cup XI 2026 akan memasuki babak perempat final pada Minggu (31/5/2026). Laga pembuka fase delapan besar ini akan mempertemukan juara bertahan BBP Putra melawan raksasa tarkam asal Pondok Aren, Denis FC.

“Besok memasuki laga quarter final pertama akan bertanding juara bertahan BBP Putra melawan Denis FC. Mengenai materi pemain tentunya sudah tidak perlu saya ulas. Karena kalau tim sudah masuk quarter final dipastikan tidak ada pemain yang bayarannya gope, pasti diatas sejuta semua. Artinya besok yang main bagus semua. Datang dan saksikan laga super big match tim mana yang akan melaju ke babak semifinal,” terang Wahyu Ardiansyah dan Andi Mandor melalui pengeras suara Stadion Mini Pakujaya.