Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Peringatan HANI 2026, BNN RI Teguhkan Gerakan Ananda Bersinar untuk Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Menuju Indonesia Emas 2045

7
×

Peringatan HANI 2026, BNN RI Teguhkan Gerakan Ananda Bersinar untuk Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, JAKARTA – Dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema tersebut menegaskan komitmen BNN RI untuk membangun generasi Indonesia yang tangguh melalui penguatan pencegahan sejak usia dini, perluasan layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika, serta penguatan kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang.

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa perang melawan narkotika bukan semata-mata memberantas peredarannya, tetapi juga menyelamatkan manusia, melindungi generasi muda, dan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat tidak mungkin terwujud apabila narkotika masih merusak masa depan anak-anak bangsa. Karena itu, pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan harus berjalan secara seimbang dan berkelanjutan,” tegas Kepala BNN RI.

  1. Rehabilitasi sebagai Wujud Kehadiran Negara

Dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, rehabilitasi menjadi salah satu pilar utama strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Penyalahguna narkotika adalah korban yang harus dipulihkan. Negara hadir melalui layanan rehabilitasi medis dan sosial agar mereka dapat kembali sehat, produktif, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Kepala BNN RI.

BNN RI terus memperluas jejaring Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) serta fasilitas rehabilitasi agar layanan semakin mudah diakses, cepat, dan bebas stigma.

  1. Waspada Ancaman NPS di Cairan Vape

BNN RI juga mengingatkan masyarakat terhadap meningkatnya penyalahgunaan New Psychoactive Substances (NPS) yang dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik (vape).

Dengan kemasan yang menarik dan cita rasa yang beragam, NPS berpotensi menipu masyarakat, khususnya generasi muda. Zat ini dapat merusak fungsi otak, memicu ketergantungan dalam waktu singkat, bahkan sulit dideteksi melalui pemeriksaan urine konvensional.

“Jangan tertipu. Vape yang mengandung NPS bukan gaya hidup, melainkan ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan generasi muda,” tegas Kepala BNN RI.

BNN RI mengajak orang tua, satuan pendidikan, komunitas, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

  1. Ananda Bersinar: Gerakan Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat

Sebagai implementasi tema HANI 2026, BNN RI terus memperkuat program Ananda Bersinar (Anak Negeri Indonesia Generasi Bersinar) sebagai gerakan nasional pencegahan narkotika yang melibatkan sekolah, keluarga, perguruan tinggi, pesantren, komunitas, serta pemerintah daerah.

Melalui program ini, generasi muda dibekali pengetahuan, karakter, keterampilan hidup (life skills), serta kemampuan menolak penyalahgunaan narkotika sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, cerdas dalam mengambil keputusan, dan kuat menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Kalau anak-anak kita kuat, bandar narkotika tidak akan memiliki pasar,” ujar Kepala BNN RI.

  1. Bersama Menuju Indonesia Emas 2045

BNN RI meyakini bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila bangsa ini memiliki sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Momentum HANI 2026 menjadi ajakan bagi seluruh komponen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam upaya P4GN melalui edukasi, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.

“Mari kita jadikan HANI 2026 sebagai momentum memperkuat Gerakan Ananda Bersinar. Bersama-sama kita bangun generasi yang sehat, cerdas, dan kuat sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Melindungi generasi hari ini berarti menjaga masa depan Indonesia,” pungkas Kepala BNN RI.

BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa, pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media massa, dunia usaha, dan masyarakat—untuk terus memperkuat gerakan P4GN sebagai tanggung jawab bersama.

Apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, masyarakat dapat melaporkannya melalui Call Center BNN 184. (Red)

WarOnDrugsForHumanity