detak.co.id, TANGERANG — Aksi warga Kampung Tegal Murni Kelurahan Balaraja Kabupaten Tangerang di depan PT PEMI AW semakin brutal, bahkan warga menutup sebagiian jalur jalan raya menuju RSUD Balaraja, tak hanya itu warga juga diduga telah merusak CCTV yang terpasang pada gerbang perusahaan.
Berdasarkan video yang tersebar pada Rabu (8/7/2026), pendemo yang menuntut pengelolaan limbah dari pihak lain tersebut udah berlangsung selama tiga hari terhitung dari hari Senin (6/7/2026), namun pada hari ini Rabu (red) aksi tersebut sudah offside dengan merusak kamera CCTV perusahaan yang terpasang di gerbang perusahaan tersebut.
” Video perusakan kamera CCTV milik perusahaan tersebar,” kata salah satu warga Balaraja yang enggan disebut mamanya.
Dia mengatakan, aksi warga tersebut menutup satu jalur jalan yang merupakan akses penghubung antara Balaraja – Kronjo, dirinya selaku warga berharap agar aksi demo dilakukan dengan tertib tanpa menggangu ketentaraan dan ketertiban masyarakat , terutama pengendara sepeda motor.
” Menyampaikan aspirasi itu adalah hak semua warga, tapi menjaga keamanan dan ketertiban juga kewajiban semuanya, “tandasnya.
Sementara Kapolsek Balaraja Kompol Tedy Heru Murtianto mengatakan, kepolisian telah mewanti-wanti kepada para pendemo untuk melakukan aksinya dengan santun dan tidak merugikan orang lain, dia berharap agar didalam menyampaikan pendapatnya wargaenjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan.
” Kalau sudah merusak milik orang lain itu pelanggaran, saya menghimbau agar warga menjaga keamanan untuk tidak melakukan perusakan , menjaga agar situasi tetap kondusif,”tandasnya











