TANGERANG, detak.co.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolda Banten melaksanakan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polresta Tangerang di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, serta penanaman 1.000 pohon di Sindangjaya Selasa (21/4/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan dua kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, serta unsur Forkopimda dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung ketahanan pangan.
Pihaknya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan penuh dari Kapolda Banten dan seluruh jajarannya terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, ini merupakan fasilitasi dari Bapak Kapolda dan Wakapolda. Sekaligus kita menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan. Artinya, apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat dapat langsung direspons. InsyaAllah, atas bimbingan Pak Kapolda dan Wakapolda, kami bersama Forkopimda akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini sudah sangat dinantikan masyarakat karena akan memberikan dampak dan manfaat besar, khususnya dalam memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.
“Ini membuktikan bahwa harapan masyarakat langsung direspons. Jembatan ini akan sangat bermanfaat, menghubungkan aktivitas masyarakat baik untuk usaha, sekolah, maupun kegiatan lainnya,” tambahnya.
Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan penanaman 1.000 pohon rambutan yang dinilai mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang, khususnya di Desa Sukaharja Kec. Sindang Jaya
“Penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya kita dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Semua ini merupakan implementasi program Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong pembangunan dari desa dan penguatan lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjenpol Hengki dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur, tetapi bagaimana kita hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Jembatan ini akan meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Kapolda.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, termasuk pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat dan mitra sosial dalam mendukung pembangunan.
“Kalau hanya mengandalkan anggaran pemerintah tentu terbatas. Namun dengan menggerakkan potensi dan partisipasi berbagai pihak, pembangunan seperti ini dapat terwujud dan bermanfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain pembangunan jembatan, Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan gerakan penghijauan, termasuk penanaman pohon di wilayah rawan banjir dan pesisir sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan.
Kegiatan ground breaking dan penanaman pohon ini diharapkan menjadi simbol nyata sinergi lintas sektor dalam membangun daerah, sekaligus mendukung program prioritas nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.











