detak.co.id JAKARTA – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menghadiri Istigasah dan Doa Bersama dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan yang dipimpin oleh KH. Ahmad Rafiudin bin Abuya Munfasir tersebut berlangsung di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, Jalan Raya Jakarta, Kemang, Kota Serang, Kamis (8/1/2026).
Dalam sambutannya, Dimyati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran strategis NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menilai, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU senantiasa konsisten memegang teguh nilai-nilai kebangsaan, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945.
”NU adalah organisasi terbesar di Indonesia yang keberadaannya harus kita syukuri. Kontribusi NU sangat luar biasa, baik saat perjuangan merebut kemerdekaan maupun saat ini dalam mengisi kemerdekaan melalui berbagai bidang pembangunan,” ungkap Dimyati.
Lebih lanjut, Dimyati menekankan pentingnya sinergisitas antara ulama dan umara (pemerintah) dalam membangun daerah. Ia berharap PWNU Banten dapat terus memberikan masukan, pandangan, serta pertimbangan konstruktif terhadap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
”PWNU perlu melakukan kajian-kajian terhadap apa yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Sampaikan kepada kami agar terjadi sinkronisasi yang baik antara program umara dan aspirasi ulama,” tambahnya.
Dimyati juga mendorong PWNU Banten untuk menyusun perencanaan yang matang, meliputi rencana strategis jangka pendek, menengah, dan panjang. Hal ini diperlukan agar setiap langkah organisasi dapat berjalan secara terarah, terukur, dan menghargai efisiensi waktu.
”Melalui rencana strategis yang jelas, kita dapat memastikan bahwa setiap program kerja memberikan dampak positif bagi umat dan masyarakat Banten,” ujar Dimyati.
Menutup sambutannya, Dimyati berharap momentum Harlah ke-103 ini dapat memperkuat persatuan serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para ulama.
”Saya merasa senang dapat hadir di tengah keluarga besar NU. Semoga NU terus jaya, senantiasa memberikan inspirasi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Dimyati turut menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta yang bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Pemprov Banten. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada PWNU Provinsi Banten dan diterima oleh KH Hafis Gunawan. (Zal)




















