Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Perang Saraf di Stadion Mini Pakujaya, Mahmud Bertahan Hidup lewat Adu Penalti

9
×

Perang Saraf di Stadion Mini Pakujaya, Mahmud Bertahan Hidup lewat Adu Penalti

Sebarkan artikel ini
Penyerang Mamah Muda, Nathan Jo (biru) terlibat duel rebutan bola dengan pemain Adiba Charvi, Ade Rebo. Duel kedua tim dimenangkan Mamah Muda lewat adu penalti dengan skor 5 - 4.

detak.co.id TANGSEL – Mahmud atau Mamah Muda FC asal Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memastikan langkah ke babak 32 besar Pakujaya Cup Xl 2026 setelah menyingkirkan Adiba Charvi melalui drama adu penalti pada laga lanjutan putaran pertama, Rabu (29/4/2026).

Bertandingan di Stadion Mini Pakujaya, duel kedua tim harus ditentukan lewat adu tos-tosan setelah bermain imbang 1-1 hingga durasi waktu 2×30 menit berakhir. Dalam babak penentuan, Mamah Muda FC keluar memenangi laga dengan skor 5-4.

Tim yang bermarkas di Kelurahan Legoso dan dimanajeri Vickry itu sempat dikejutkan Adiba Charvi di pertengahan babak pertama. Gol pembuka dicetak Eko, yang sukses memaksimalkan assist Ade Rebo usai memenangkan duel perebutan bola dengan barisan belakang Mahmud. Sepakan Eko meluncur deras ke gawang Mahmud yang dikawal Mahendra, membuat Adiba unggul 1–0.

Tertinggal satu gol, Mahmud meningkatkan intensitas serangan. Nathan Jo, Fillah, Jason, dan Rudi Bogel silih berganti mengancam gawang Adiba Charvi yang dijaga Kurnia. Tempo tinggi yang diperagakan kedua tim membuat wasit Rahmatullah beberapa kali menghentikan laga akibat pelanggaran.

Meski pertahanan Adiba Charvi yang digalang Boncel, Aip, Ramzi, Nazib, dan Aray tampil solid, tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah gol. Pada menit-menit akhir babak pertama, kemelut di depan gawang Adiba dimanfaatkan Fillah. Penyerang Mahmud itu dengan tenang menceploskan bola ke gawang Kurnia, mengubah skor menjadi 1–1 sekaligus menutup paruh pertama.

Babak kedua bergulir, kedua tim tampil semakin ngotot. Presing ketat dan duel keras kerap memicu pelanggaran. Rotasi pemain pun dilakukan. Mahmud menarik Fillah dan memasukkan Dicky, Rudi Bogel digantikan Ridho, serta Rivaldi ditarik untuk memberi tempat kepada Iyan. Di kubu Adiba Charvi, Anggi ditarik dan digantikan Fahabol.

Meski peluang gol berhasil diciptakan kedua tim, namun tak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada empat penendang awal, Adiba Charvi sukses melalui Eko, Nunu, Ramzi, dan Ade Rebo. Sementara Fahabol gagal setelah sepakannya terbaca Mahendra.

Di kubu Mahmud, Jason, Ridho, Ucil, dan Iyan menjalankan tugas dengan sempurna, sementara eksekusi Dzikri berhasil digagalkan Kurnia. Skor imbang 4–4 memaksa kedua tim menurunkan algojo tambahan.

Kris yang dipercaya Mahmud sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Boncel selaku kapten Adiba Charvi gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya melambung di atas mistar.

Kemenangan 5-4 pun memastikan Mahmud melaju ke babak 32 besar.
Di fase berikutnya, Mahmud akan menantang pemenang laga antara Cie Allstar kontra Sedulur FC.

Manajer Mahmud FC, Vickry, mengaku optimistis menatap babak selanjutnya meski timnya berstatus debutan di Pakujaya Cup.

“Di babak 32 besar nanti, siapa pun lawannya akan kami hadapi. Baik Cie Allstar maupun Sedulur, kami akan lihat permainan mereka dan mengantisipasi kekuatannya,” ujar Vickry usai laga.

Ia bahkan mematok target tinggi hingga menembus partai final. “Sebagai tim debutan, target tinggi itu sudah pasti. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Intinya kami siap tempur,” tegasnya.

Sementara itu, laga putaran pertama Pakujaya Cup lainnya akan digelar Kamis (30/4/2026). Duel bertajuk perang bintang akan mewarnai Stadion Mini Pakujaya saat KNPI Serpong Utara berhadapan dengan Porsekem Kembangan, Jakarta Barat.

“KNPI di bawah komando Rico Marleve akan mendatangkan pemain liga dan pemain asing. Mereka akan melawan Aidil dan Anggara dari Bandung yang membela Porsekem Kembangan. Saksikan perang bintang ini, tim mana yang melaju ke babak 32 besar Pakujaya Cup,” ujar Wahyu Ardiansyah melalui pengeras suara Stadion Mini Pakujaya.