Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Digempur Habis – Habisan Sepanjang Laga, GILO FC Menang Minimalis Lewat Satu Tembakan

9
×

Digempur Habis – Habisan Sepanjang Laga, GILO FC Menang Minimalis Lewat Satu Tembakan

Sebarkan artikel ini
Pemain GILO FC Andik, berupaya mengamankan bola dari sergapan pemain BILA FC, Iam. Laga berkahir bagi keunggulan GILO FC 1 -0.

detak.co.id TANGSEL-Tiga menit pertama menjadi satu-satunya waktu bagi Jaul untuk menarik napas panjang. Selebihnya, penjaga gawang GILO FC itu nyaris tak punya ruang untuk sekadar mengedipkan mata.

Bertanding pada putaran pertama Pakujaya Cup XI 2026 di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Jumat sore (24/4/2026), GILO FC sempat menggebrak lewat tendangan spekulasi saat kick-off.

Bola memang melenceng dari gawang BILA FC, namun itulah satu-satunya momen tenang bagi Jaul di awal laga sambil menatap sepuluh rekannya yang mengisi lini perlini Stadion Mini Pakujaya.

Selebihnya, serangan yang dibangun para pemain nyaris seperti badai yang datang bertubi-tubi tanpa henti.
BILA FC tampil dominan. Aliran bola cepat satu-dua sentuhan dari lini tengah membuat pertahanan GILO terus tertekan.

Jaul dipaksa jatuh-bangun, empot-empotan, menepis setiap ancaman yang datang silih berganti. Hingga peluit babak pertama dibunyikan wasit Beben Hasyim, gawang GILO tetap perawan.

Babak kedua tak banyak berubah. Tekanan justru meningkat. Nama-nama seperti Romo, Andri Cobra, Novri, Faisal, Robert, hingga Rival di skuad BILA FC bergantian mengancam jaring GILO. Detak jantung official GILO di bench pemain terlihat seolah berpacu dengan waktu.

Namun sepak bola selalu punya cerita yang tak bisa ditebak.
Saat laga menyisakan waktu lima menit jelang bubaran, situasi berbalik 180 derajat. Serangan cepat GILO memecah kebuntuan. Jono menyambar bola setengah voli ke pojok kanan gawang, tendangan yang tak mampu dijangkau Fadilah.

Bench dikubu BILA sejenak terdiam, sementara bench pemain GILO dan ofisial tim pecah menyala.
Gol di menit ke 25 babak kedua itu menjadi satu-satunya pembeda.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan. Jaul pun tertawa lepas. GILO FC menang minimalis 1–0 dan mengamankan tiket ke babak 32 besar Pakujaya Cup XI 2026.

Selanjutnya, mereka akan menghadapi raksasa tarkam asal Pondok Aren, Denis Gaida Raska (DGR FC), pada 16 Mei mendatang.
Manajer GILO FC, Tito, mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya.

“Saya sangat puas. Lawan tadi itu senior-senior tarkam yang masih aktif. Kami main lepas, tanpa beban. Begitu ada peluang, kami manfaatkan, dan itu jadi gol,” kata Tito usai laga.

Sebagai tim debutan, GILO FC sadar betul tantangan yang ada di depan mata di 32 besar nanti. Menghadapi DGR FC, Tito memilih merendah tanpa mengurangi keyakinan.

“Semua orang se-Jabodetabek tahu siapa DGR. Tapi kami berusaha tampil maksimal. Ada beberapa pemain Liga 2 yang dulu pernah main bareng kami, mungkin akan kembali merapat,” ungkapnya.

Sebagai tim debutan di Pakujaya Cup tahun ini, Tito mengaku tampil tanpa target juara, GILO FC hanya ingin menikmati perjalanan dan alur jalannya pertandingan.

“Kami bukan tim besar. Tidak mau membebani pemain. Kami mengalir saja, yang penting memberi tontonan menarik,” ujar Tito.

Sementara itu, laga putaran pertama Pakujaya Cup XI 2026 akan berlanjut Sabtu (25/4/2026), mempertemukan XPJS Serpong Utara melawan BOBA FC.