Daerah

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat dan Pelaku UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

8
×

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat dan Pelaku UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini

Detak.co.id BANTEN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hal tersebut disampaikan Tinawati saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana di Kota Serang, Kamis (9/4/2026).

“Memang kita membutuhkan database untuk mengambil kebijakan dan langkah dalam upaya pembangunan di Provinsi Banten,” ungkap Tinawati.

Pertumbuhan ekonomi menurutnya tidak terlepas dari peran rumah tangga, termasuk kontribusi perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam sensus ekonomi menjadi hal yang sangat penting.

“Ini adalah salah satu tolok ukur bagaimana pemberdayaan perempuan dari segi ekonomi keluarga bisa diukur tingkat keberhasilannya di Provinsi Banten, dengan cara ikut berpartisipasi dalam pendataan sensus ekonomi yang diselenggarakan oleh BPS,” katanya.

Tinawati menyampaikan, sensus ekonomi bukanlah berkaitan dengan penghasilan dan pajak penghasilan. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para petugas sensus.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk memberikan informasi yang akurat,” imbuhnya.

Sebagai Ketua TP PKK, Tinawati mengimbau seluruh kader PKK, baik di tingkat provinsi maupun di delapan kabupaten dan kota untuk aktif berkolaborasi dengan BPS dalam menyukseskan sensus ekonomi. Serta turut mengedukasi dan mengajak masyarakat di lingkungan masing-masing agar berpartisipasi dalam pendataan.

“Mari kita berkolaborasi bersama-sama memberikan informasi yang akurat, sehingga data ini dapat diakses oleh pemerintah pusat dan daerah untuk melihat bagaimana perkembangan ekonomi di Banten,” jelasnya.

Sementara, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana menyampaikan sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan gambaran menyeluruh terkait kondisi ekonomi masyarakat.

“Sensus ekonomi ini dapat memberikan gambaran, termasuk terkait pendidikan dan berbagai aspek lainnya, sehingga kita bisa melihat bagaimana kualitas penduduk di Provinsi Banten,” ujarnya.

Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus ekonomi sangat kuat untuk digunakan dalam perumusan kebijakan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

“Sensus ekonomi ini sangat powerful untuk digunakan, namun sensus ini juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam turut serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” katanya.

Yusniar menuturkan, alasan pihaknya menggandeng TP PKK karena memiliki jaringan yang luas hingga ke tingkat masyarakat, bahkan hingga ditingkatan rumah tangga. Sehingga diharapkan dapat turut serta dalam menyukseskan sensus ekonomi 2026.

“Kami yakin Ibu-ibu PKK memiliki banyak komunitas dan mengelola massa yang besar, sehingga dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban yang jujur agar data yang diperoleh akurat. Adapun waktu pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan dimulai pada 1 Mei hingga Agustus 2026.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menerima petugas dengan baik dan menjawab pertanyaan secara jujur, sehingga kondisi di lapangan dapat tergambarkan dengan sebenar-benarnya,” ujarnya. (Zal)