Daerah

Guru SD Mater Dei Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Begini Respon Fraksi PDI Perjuangan Tangsel

14
×

Guru SD Mater Dei Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Begini Respon Fraksi PDI Perjuangan Tangsel

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel, Adi Surya Purba.

detak.co.id TANGSEL-Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Adi Surya Purba, menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa Christiana Budiyati, guru Sekolah Dasar (SD) Mater Dei Pamulang, yang dilaporkan ke kepolisian usai memberikan nasihat kepada muridnya.

Adi Surya menegaskan, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa. Menurutnya, tindakan menasihati murid tidak dapat serta-merta dikriminalisasi, selama dilakukan dalam koridor pendidikan dan pembinaan.

“Guru harus dilindungi, bukan justru diposisikan sebagai pihak yang langsung dikriminalisasi. Selama tidak ada niat jahat maupun unsur kekerasan yang disengaja, pendekatan edukatif harus menjadi pertimbangan utama,” kata Adi Surya, Jumat (30/1/2026).

Pria yang biasa disapa Ucok itu pun menekankan bahwa Indonesia sebagai negara Pancasila menjunjung tinggi nilai kearifan dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan persoalan, termasuk melalui musyawarah mufakat, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan anak.

Ucok juga meminta aparat penegak hukum agar bersikap hati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam menangani laporan tersebut.

“Kepolisian harus profesional dan objektif dalam menilai laporan ini. Perlu dibuktikan secara jelas apakah benar terdapat unsur pidana, agar tidak menimbulkan preseden buruk bagi dunia pendidikan,” tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangsel mendorong semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga aparat penegak hukum, untuk mengedepankan dialog dan penyelesaian yang berkeadilan.

“Ini demi melindungi hak anak sekaligus menjaga marwah serta rasa aman para pendidik,” ujar dia.