Olahraga

Aurelien Tchouameni Absen pada Final Liga Champions

25
×

Aurelien Tchouameni Absen pada Final Liga Champions

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BOLA — Dalam konferensi pers yang diadakan menjelang pertandingan melawan Real Betis, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengumumkan kabar yang mengejutkan para penggemar sepak bola. Gelandang bertahan andalan Los Blancos, Aurelien Tchouameni, dipastikan akan absen pada final Liga Champions melawan Borussia Dortmund yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2024 mendatang.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pemulihan Tchouameni yang sedang berlangsung, yang bertujuan agar pemain Prancis tersebut dapat kembali dalam kondisi optimal untuk menghadapi EURO 2024. Cedera yang diderita Tchouameni memang memaksa Ancelotti untuk membuat keputusan sulit, mengingat peran penting yang dimainkan oleh gelandang muda tersebut dalam skuat Real Madrid.

Sejak kedatangannya dari AS Monaco pada musim panas 2022, Tchouameni telah menjadi salah satu pilar utama di lini tengah Los Blancos. Keberadaannya di lapangan tidak hanya memberikan kestabilan dan ketenangan dalam mengontrol permainan, tetapi juga kontribusi vital dalam hal pertahanan tim.

Ancelotti sendiri mengonfirmasi bahwa Tchouameni saat ini tengah menjalani proses pemulihan intensif, dengan harapan agar bisa kembali bermain dalam waktu yang tidak terlalu lama. Meskipun absennya Tchouameni tentu menjadi pukulan berat bagi Real Madrid, Ancelotti menyatakan bahwa timnya memiliki kedalaman skuat yang cukup untuk mengatasi kekosongan tersebut.

Dalam menghadapi situasi ini, Ancelotti akan dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan pengganti yang tepat di lini tengah. Salah satu opsi utama yang dipertimbangkan adalah Federico Valverde, pemain yang memiliki stamina dan kemampuan mengontrol permainan yang cukup baik. Kemungkinan besar, Valverde akan menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Tchouameni.

Ancelotti juga memiliki opsi untuk memasangkan Valverde dengan Eduardo Camavinga, dengan harapan dapat menciptakan keseimbangan yang baik antara serangan dan pertahanan. Meskipun tantangan besar terjadi, Ancelotti tetap optimis bahwa Real Madrid memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan dalam final Liga Champions yang semakin dekat.