Daerah

Dari Pakujaya Menuju Sukarno Cup, Anak-anak Banteng Tumbang, Mental Ditempa

7
×

Dari Pakujaya Menuju Sukarno Cup, Anak-anak Banteng Tumbang, Mental Ditempa

Sebarkan artikel ini
Kesebelasan Sahabat Perjuangan FC. Tim bentukan PDIP Banten ini dipersiapkan mengikuti turnamen sepakbola Sukarno Cup 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

detak.co.id TANGSEL-Stadion Mini Pakujaya menjadi saksi benturan dua generasi. Tim muda yang mengisi tim Sahabat Perjuangan FC, harus mengakui keunggulan Dejan FC, juara Pakujaya Cup 2023 asal Depok pada putaran pertama Pakujaya Cup, Minggu (12/4/2026).

Didominasi pemain U-17 kelahiran 2009, Sahabat Perjuangan datang bukan sekadar bertanding. Mereka membawa misi besar yaitu seleksi dan pembentukan tim menuju Sukarno Cup 2026 di Surabaya, turnamen prestisius yang akan digelar Agustus 2026 mendatang.

Laga ini langsung disaksikan jajaran elite PDI Perjuangan, di antaranya Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi, Ketua DPC PDIP Tangsel Wanto Sugito, Anggota DPR RI Marinus Gea, Anggota DPRD Banten M. Toha, serta ratusan kader Banteng Moncong Putih yang memadati tribune.

Anak-anak Banteng Tampil Militan di Babak Pertama

Dejan FC langsung mengambil inisiatif kick-off. Namun justru Sahabat Perjuangan yang lebih dulu menebar ancaman. Sepakan Beta di menit awal membuat jantung pendukung Dejan berdegup, meski bola masih melenceng.

Briefing keras para petinggi PDIP sebelum laga seolah menjelma jadi energi tambahan. Afgan, Sahid, Aldo, dan Zapan bergantian menekan lini belakang Dejan yang dikawal Rifai, Ivan, Reza Jaul, dan Akmal.

Petaka kecil datang ketika Iksan harus ditarik akibat cedera dan digantikan Rahmat. Radit pun menyusul keluar, digantikan Dinko. Meski demikian, Sahabat Perjuangan tetap tampil tanpa gentar.

Dejan akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-14. Rama, sang predator, melepaskan sepakan keras yang mengecoh kiper Ridho. Skor 1-0 untuk Dejan.

Menjelang turun minum, peluang emas hampir menyamakan kedudukan. Kemelut di depan gawang Dejan membuat bola jatuh di kaki Dani, namun sepakannya hanya membentur mistar gawang Dejan. Wasit Bima menutup babak pertama dengan keunggulan tipis Dejan.

Senioritas Bicara di Babak Kedua

Belum genap dua menit babak kedua berjalan, Dejan kembali menghantam. Rama memenangi adu sprint, lolos dari kawalan bek, dan dengan tenang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Pergantian pemain dilakukan kedua tim. Sahabat Perjuangan memasukkan Zikot, Kisfari, dan Ikbal demi menyegarkan permainan. Dejan merespons dengan memasukkan Sandy dan Apoy.

Dominasi Dejan kian nyata. Rama mencetak gol ketiganya lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Andi Sopyan, hattrick sempurna yang memukul mental lawan.

Tak berhenti di situ, Sandy yang masuk dari bangku cadangan ikut mencatatkan namanya di papan skor. Sontekan dinginnya menutup laga dengan skor telak 4-0.

Bukan Kekalahan, Tapi Proses

Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi menegaskan hasil akhir bukanlah fokus utama. Ade mengatakan pihaknya sengaja mencari lawan senior agar mental anak-anak terasah.

“Ini masih tahap seleksi, belum tim utuh. Dari sini akan kami pilih dan bina secara intensif untuk Sukarno Cup,” unkap Ade.

Sementara itu, Manajer Dejan FC Edi Zaenudin mengapresiasi kerja keras skuadnya yang memadukan pemain muda dan senior. “Hari ini kami turunkan skuad termuda. Meski ada beberapa pemain senior tidak kami turunkan, Alhamdulillah kami masih diberi kemenangan,” kata Edi.

Di babak 32 besar Pakujaya Cup 2026, Dejan FC dijadwalkan menghadapi Ghausal FC asal Tanah Abang. Edi memastikan tim terbaik akan diturunkan demi hasil maksimal. “Semoga tahun ini rezeki juara kembali berpihak pada kami,” pungkasnya.

Adapun jadwal Pakujaya Cup Xl 2026 yang digelar Senin besok (13/4/2026), spesialis turnamen sepakbola tarkam asal Pondok Aren, Denis FC akan bertanding melawan kesebelasan Bokabo FC.