detak.co.id CISAUK – Pasca diluncurkan Program Sekolah Gratis Masyarakat Putus sekolah Komunitas Pemuda Perum (KPP) bersama PKBM Insan Mandiri menunjukkan keseriusannya dengan menyerahkan berkas resmi calon peserta didik kepada PKBM Insan Mandiri, Sabtu (29/11/2025).
“Kami tidak ingin program ini berhenti di spanduk dan teks publikasi. Yang kami bawa hari ini adalah harapan orang-orang yang ingin bangkit. Aksi kecil, tapi nyata.” jelas Ketua KPP Gagah Tri Saputra, kepada awak media.
Lanjutnya kehadiran KPP di tengah acara besar untuk menyerahkan berkas dinilai sebagai simbol komitmen kuat, pendataan dilaksanakan sekitar satu minggu dan berhasil mengumpulkan 20 berkas.
“Program ini sangat bagus. Kami di wilayah RW 04 siap membantu melakukan pendataan,” ungkap Ical, Humas RW 04 Perumnas Suradita.
Rintangan Nyata di Lapangan: Dokumen Bermasalah Tidak Menghentikan Semangat
Menurut Divon Delan Day, Wakil Ketua KPP, banyak warga sangat ingin kembali sekolah namun mengalami kendala administratif, seperti:
- KK bermasalah
- Tidak memiliki akta kelahiran
- Ijazah terakhir hilang
- Ijazah ditahan perusahaan dan tidak punya salinan
- Dan beberapa kendala lainnya.
Kendati demikian, KPP tetap menyaring warga yang paling siap untuk diproses lebih dahulu.
“Semangat mereka besar, meski dokumennya kecil. Dan itu yang membuat kami tidak bisa diam. Intinya bergerak dahulu dimulai dari langkah paling nyata.” jelas Divon.
Sementara itu, tokoh pemuda Syam Kelana Aas aktif memediasi komunikasi antara KPP dan tokoh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk dengan rencana pertemuan dengan Ustadz Sirojudin Ibu Raden Dedeh tokoh BPD di wilayah Rumpin Bogor.
“Program ini tidak boleh berhenti. Semakin luas disosialisasikan, semakin banyak masa depan yang diselamatkan.” papar Syam Kelana.
KPP Bukan Komunitas Biasa: Aksi Berkelanjutan untuk Masyarakat
Gagah Tri Saputra mengungkapkan bahwa program beasiswa pendidikan hanyalah satu dari banyak gerakan sosial KPP.
Sebelumnya mereka telah:
- Mengadakan tes kesehatan gratis
- Menyiapkan program pemberantasan narkoba
- Melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan Polsek Cisauk.
“Kami ini komunitas independen. Bukan komersial, bukan proyek, tapi pengabdian. Kalau ada pihak pemerintah atau swasta ingin berkolaborasi, kami sangat terbuka. Yang penting masyarakat merasakan manfaatnya.”pungkasnya.





















