detak.co.id, TANGSEL – Seorang remaja dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Cisadane, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Korban bernama Neill Angkasa Satyanegara (13) diduga hanyut saat berenang pada Sabtu (25/7/2026) siang.
Komandan Peleton Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan korban saat itu berenang bersama lima temannya di Sungai Cisadane.
“Korban lagi berenang,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan keterangan dua saksi, Rasya dan Angga, Neill diduga tidak memiliki kemampuan berenang. Saat korban mulai tenggelam, teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut gagal karena kelelahan hingga korban akhirnya hanyut terbawa arus.
“Teman korban berusaha menolong, tapi kecapekan dan korban hanyut terbawa arus,” katanya.
Mendapat laporan kejadian itu, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Cisadane hingga radius sekitar 500 meter dari lokasi awal korban tenggelam. Namun, hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Minggu (26/7/2026). Tim SAR dibagi menjadi dua regu yang melakukan penyisiran melalui jalur sungai dan jalur darat dengan memperluas radius pencarian hingga 750 meter dari titik awal korban diduga hanyut.
Menurut Dian, kondisi debit air Sungai Cisadane yang sedang surut justru menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Banyaknya cadas dan batu di dasar sungai dikhawatirkan dapat menyebabkan jasad korban tersangkut.
“Belum ditemukan, masih dalam proses pencarian,” ujar pria yang akrab disapa Bacong itu.
Sementara itu, keluarga, kerabat, dan warga di lingkungan RT 05/RW 02, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, menggelar pengajian untuk mendoakan agar korban segera ditemukan.
“Warga menggelar pengajian di lokasi yang dipandu Lurah Kademangan,” pungkas Bacong.











