Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Angka Melek Huruf Generasi Muda Banten Tembus 99,95 Persen, Cerminkan Kemajuan Pendidikan

6
×

Angka Melek Huruf Generasi Muda Banten Tembus 99,95 Persen, Cerminkan Kemajuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BANTEN – Kualitas pendidikan di Provinsi Banten terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, Angka Melek Huruf (AMH) generasi muda di Provinsi Banten mencapai 99,95 persen. Capaian tersebut menunjukkan hampir seluruh generasi muda Banten telah memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis yang menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Tingginya angka melek huruf tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap pendidikan. Data Susenas 2025 mencatat Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang dasar di Provinsi Banten mencapai 99,52 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh anak usia sekolah dasar telah memperoleh akses pendidikan formal.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan dalam memperluas layanan pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Selain akses pendidikan yang semakin baik, kualitas tenaga pendidik juga menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Berdasarkan data yang sama, lebih dari 97 persen guru di Provinsi Banten telah memenuhi kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D4). Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas.

Capaian pada aspek literasi dasar dan partisipasi sekolah menjadi indikator positif pembangunan pendidikan di Provinsi Banten. Namun demikian, tantangan pendidikan ke depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi.
Susenas 2025 mencatat sebanyak 84,38 persen pelajar di Provinsi Banten telah aktif menggunakan internet.

Angka tersebut menunjukkan bahwa teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar generasi muda. Meski demikian, akses terhadap perangkat pendukung pembelajaran digital masih perlu diperkuat. Data menunjukkan penggunaan laptop atau komputer oleh pelajar baru mencapai 20,11 persen, sementara sebagian besar masih mengandalkan telepon seluler untuk mengakses internet dan berbagai sumber pembelajaran.

Kondisi tersebut menjadi perhatian sekaligus peluang dalam pengembangan pendidikan di masa mendatang. Penguatan literasi digital, peningkatan akses perangkat teknologi, serta pemerataan infrastruktur pendukung pembelajaran berbasis digital menjadi langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan capaian Angka Melek Huruf generasi muda sebesar 99,95 persen serta tingginya Angka Partisipasi Sekolah, Provinsi Banten menunjukkan tren positif dalam pembangunan sektor pendidikan.

Ke depan, berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan akan terus diarahkan tidak hanya pada penguatan literasi dasar. Tetapi juga terhadap meluaskan akses pendidikan bagi anak-anak melalui Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta yang diinisiasi oleh Gubernur Banten Andra Soni, hingga tahun 2025 sebanyak 801 sekolah swasta telah mengikuti program sekolah gratis, dengan total 60.705 siswa terverifikasi. Bahkan pada tahun ajaran 2026-2027 Pemprov Banten memperluas jangkauan program sekolah gratis kepada MA swasta. (Zal)