detak.co.id Tangerang,–Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja secara remsi membuka Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di
di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang. Rabu (15/04/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma berharap gelar lomba TTG tersebut dapat lebih mendorong inovasi yang ramah lingkungan, praktis dan mudah diterapkan serta mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat
“Teknologi Tepat Guna bukan sekadar alat, tetapi bisa menjadi solusi nyata yang mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Mampu mendorong inovasi yang ramah lingkungan, praktis, mudah diterapkan dan meningkatan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Sekda Soma
Ia menyebut, penerapan TTG bisa memberikan dampak positif di berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. Penggunaan teknologi yang sederhana, efisien dan aplikatif terbukti mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal serta mengurangi kerugian pasca panen. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, inventor/penemu, dunia usaha, akademisi dan masyarakat perlu terus diperkuat
“Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, teknologi tepat guna dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekda juga menekankan pentingnya inovasi yang adaptif, ramah lingkungan dan sesuai dengan karakteristik lokal, sehingga teknologi yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat dan dampak yang nyata bagi masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat, ramah lingkungan serta mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kab. Tangerang, Yayat Rohiman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersenut merupakan wadah strategis untuk mendorong lahirnya inovasi teknologi yang tepat guna, mudah diterapkan, serta selaras dengan potensi lokal dan kondisi masyarakat.
“Teknologi yang kita dorong bukan yang rumit, tetapi yang benar-benar bisa digunakan, mudah diterapkan, ramah lingkungan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, teknologi akan lebih cepat diterima dan berdampak nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan,” ungkapnya.
Lanjut dia, gelar lomba TTG 2026 diikuti oleh peserta dari 15 kecamatan di Kabupaten Tangerang, yang terdiri dari 21 inventor dengan beragam inovasi alat Teknologi Tepat Guna, serta 4 Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) desa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap akan lahir inovasi-inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi solusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa,” tambahnya.
Pihaknya berharap melalui Gelar Lomba TTG Tahun 2026 ini, akan semakin tumbuh semangat para inventor, kreator, serta Posyantek di seluruh desa untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.




















