DaerahOlahraga

Duel Lawan Persitangsel, Bos Denis FC Pondok Aren Akui Timnya Main Setengah Hati

27
×

Duel Lawan Persitangsel, Bos Denis FC Pondok Aren Akui Timnya Main Setengah Hati

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, TANGSEL-Kesebelasan Denis FC asal Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), melaju keputaran dua open turnamen Pakujaya Cup ke 9 tahun 2024.

Bertanding melawan talenta muda yang ada di skuat Persitangsel FC pada Senin (29/4/2024) sore tadi, Denis unggul tipis 1-0 melalui pemain pengganti yang masuk di menit-menit akhir babak pertama, Wahyu.

Meski unggul 1 gol, bukan berarti Denis tak mendapatkan perlawanan berarti dari anak-anak Persitangsel, skuat asuhan coach Izul itu pun sempat membuat pusing barisan pertahanan Denis yang di komandoi Abdullah Arshavin tersebut.

Hasilnya, permainan kolektif yang diperagakan anak-anak Persitangsel, sempat menebar ancaman ke gawang Denis yang dikawal Robby Casillas. Begitupun di kubu Denis, melalui legiun asing mereka seperti Diakite, Tony Wiliam, Joe dan Ali, sempat tebar ancaman ke gawang Persitangsel.

Namun gempuran yang dilakukan barisan penyerang depan Denis FC, gagal mengoyak jala gawang Persitangsel yang dikawal Zaky. Babak pertama pun berakhir kaca mata alias 0-0.

Bencana harus di alami Persitangsel di babak kedua baru berjalan 5 menit. Bola hasil corner kick yang dilepaskan Abdullah Arshavin dari sisi kanan gawang Zaky, mendarat di kepala Diakite dan memantulkannya ke Tony Wiliam.

Tony yang berdiri bebas, meneruskannya ke pemain yang masuk di menit akhir babak pertama, Wahyu, yang berhasil mengkonversi umpan Tony melalui sontekan kaki kanannya. 1-0 Denis unggul.

Persitangsel berusaha mengejar defisit satu gol dari Denis. Bongkar pasang pemain pun dilakukan Persitangsel untuk merubah papan skor menjadi seri.

Begitu juga di kubu Denis, Michael Chiok menurunkan sejumlah pemain baru untuk menambah pundi gol. Kendati begitu, hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya babak kedua, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Denis FC.

Dipinggir lapangan usai laga kontra Persitangsel, Michael Chiok mengakui jika Abdullah Arshavin dan kolega setengah hati meladeni permainan lawan. Sebab menurutnya, komposisi lawan yang dihadapinya sebagian besar berisi talenta-talenta muda berumur 17 tahun.

“Mereka (Persitangsel-red) semangatnya bagus, luar biasa. Saya sangat mengapresiasi, pembinaannya harus ditingkatkan lagi. Mudah-mudahan mereka jadi bibit unggul dan bisa masuk timnas. Minimal bisa main di liga satu dan liga dua,” kata Chiok.

Dia berujar, pada putaran kedua nanti, Chiok akan melakukan perbaikan di skuad Denis FC. Hal ini dilakukan agar chemistri antar lini yang ada di kesebelasannya bisa berjalan maksimal.

“(Chemistri-red) belum nyambung. Mungkin karena baru putaran pertama, kita juga baru datang dari bandara, semua pemain masih kelelahan. Putaran kedua nanti akan kita perbaiki,” jelas Chiok.

Sementara pada pertandingan esok, Rabu (30/4/2024), kesebelasan asal Semanan, Jakarta Barat, Unico FC ditantang oleh Hanoi FC Asal Tangerang Kota. Kedua tim debutan ini akan berjibaku berebut tiket putaran dua laga Pakujaya Cup ke 9 tahun ini.